Jokowi Minta Masyarakat Terima WNI yang Selesai Dikarantina di Natuna

Kompas.com - 14/02/2020, 15:51 WIB
Presiden Joko Widodo melepas burung Elang Jawa di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2020). KOMPAS.COM/IKA FITRIANAPresiden Joko Widodo melepas burung Elang Jawa di Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2020).

MAGELANG, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk tidak perlu takut tertular virus corona dari 238 warga negara Indonesia yang dikarantina di Natuna, Kepulauan Riau.

Imbauan itu dilontarkan menyusul akan berakhirnya masa karantina WNI yang dievakuasi dari Provinsi Hubei itu pada Sabtu (15/2/2020).

Setelah itu, sejumlah WNI itu akan dikembalikan ke daerah asal mereka.

"Kalau sekarang kembali ke masyarakat itu dipastikan bahwa itu memang prosedur sudah dilalui, sudah kembali. Kita harapkan masyarakat juga menerima apa adanya. Wong sudah 14 hari dikarantina dan enggak masalah," kata Jokowi kepada wartawan usai kegiatan pelepasan elang Jawa dan penanaman pohon di Taman Nasional Gunung Merapi Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Jumat (14/2/2020).

Baca juga: Jokowi Pastikan WNI di Natuna Sehat dan Siap Kembali ke Keluarga

Proses karantina 238 WNI itu dipastikan Jokowi sudah sesuai dengan protokol dari World Health Organisation (WHO).

Setiap orang yang berada dalam karatina diperiksa keadaan kesehatannya secara ketat untuk memastikan tidak terinfeksi virus corona.

Sebagai informasi, skema pemulangan sudah diputuskan bahwa observasi WNI dari Wuhan yang saat ini tinggal di Natuna berakhir pada Sabtu (15/2/2020) pukul 12.00 WIB.

Artinya, pada Sabtu pagi adalah pengecekan kesehatan terakhir, setelah itu menyiapkan mereka untuk diterbangkan ke Jakarta.

Baca juga: Kritik Omnibus Law Cipta Kerja, Walhi Nilai Jokowi Tak Tepati Janji

Rencananya, sejumlah pejabat akan ikut menjemput ke Kabupaten Natuna.

Halaman:
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Viral Video Salam Dua Periode untuk Petahana, Bawaslu Periksa Camat di Jember

Regional
Korea 'Red Alert' Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Korea "Red Alert" Virus Corona, Bagaimana Pengawasan Turisnya di Bali?

Regional
Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Gubernur NTT: Saya Datang Bukan untuk Orang Suka Saya, tapi untuk Mengubah NTT

Regional
Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Remaja Asal Banyuwangi Bawa Kabur Mobil Travel Berisi 3 Penumpang

Regional
Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Mari Bantu Agustinus, Bayi dengan Kepala Membesar akibat Hidrosefalus

Regional
Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar yang Dibangun 2019 Ambrol, Ini Penjelasan DPU-PR Boyolali

Regional
Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Pesawat Trigana Air Tergelincir di Bandara Sentani Jayapura, Papua

Regional
Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Warga Rusia Hilang di Perairan Nusa Penida Bali Saat Spearfishing

Regional
Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Bobok Bumbung, Cara Warga Desa di Cilacap Menabung untuk Bayar PBB

Regional
Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Demam Berdarah di NTT Sebabkan 21 Orang Meninggal

Regional
Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Terendam Banjir, PLN UID Jabar Putus Sementara Aliran Listrik di 712 Gardu

Regional
Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Penderita DBD di Sikka Bertambah Jadi 868 Orang, 7 Meninggal Dunia

Regional
Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Fakta Baru Tragedi Susur Sungai Sempor di Sleman, 3 Tersangka Ditahan hingga Tanggapan Sri Sultan

Regional
Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Limbah Minyak Hitam Kembali Cemari Pesisir Pantai Bintan

Regional
Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Baru Dibuka 2 Bulan, Jembatan Senilai Rp 1,2 Miliar Ambruk

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X