Mahasiswa Diduga Terinfeksi Virus Corona di Maluku Ditangani Dokter Umum

Kompas.com - 14/02/2020, 07:44 WIB
Ilustrasi - Tim medis RSUP Sanglah dalam simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di Ruang Isolasi Nusa Indah, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINIlustrasi - Tim medis RSUP Sanglah dalam simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di Ruang Isolasi Nusa Indah, Rabu (12/2/2020).

AMBON, KOMPAS.com -Seorang mahasiswa asal Kepulauan Tanimbar, Maluku, DN yang diduga terinfeksi virus corona dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RUSD) Magretti, Kepulauan Tanimbar.

DN dirawat sejak Rabu (13/2/2020). Mahasiswa program studi hubungan internasional di salah satu universitas di Bali ini baru kembali dari Malaysia pada Jumat (7/2/2020).

DN mengeluh demam dan sesak nafas sebelum dilarikan ke RSUD Magretti. DN juga sempat diisolasi di rumah sakit di Malaysia.

Baca juga: Pelaku dan Korban Bully di Malang Tak akan Dikeluarkan, Dibantu Cari Sekolah jika Ingin Pindah

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Tanimbar Edwin Tomasoa mengatakan DN ditangani sesuai standar prosedur yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Meski begitu, DN tak ditangani dokter ahli.

“Kita tidak punya dokter ahli di sini hanya ada dokter umum yang menangani, nanti kita minta bantu ke provinsi untuk dokter ahlinya,” kata Edwin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/2/2020).

Dinas kesehatan dan pihak rumah sakit setempat juga tak bisa merujuk DN ke Kota Ambon karena tak ada kendaraan dan pakaian khusus pasien.

“Dia tidak bisa dirujuk ke Ambon karena kalau mau dirujuk ke Ambon itu aturannya harus menggunakan kendaraan khsuus dan dia juga harus pakai pakaian khusus, itu kita tidak punya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, DN salah satu mahasiswa Hubungan Internasional asal Kabupaten Kepulauan Tanimbar diduga terinveksi virus corona. DN terserang demam dan sesak nafas setelah kembali dari Malaysia pada 7 Februari 2020.

Baca juga: Dua Begal Sadis di Ogan Ilir Dibekuk Polisi, Saat Digeledah Ternyata Bawa Jimat

Tim medis dan Dinas Kesehatan Kepulauan Tanimbar yang mengetahui informasi tersebut langsung mengecek kondisi korban di rumahnya. DN kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Selama diobservasi, pihak rumah sakit pun melarang pihak keluarga untuk menjenguk DN.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X