Antipasi Virus Corona, BPKS Tunda Kapal Pesiar Singgah Ke Sabang

Kompas.com - 13/02/2020, 23:07 WIB
Warga mengamati kapal pesiar MV Amadea yang bersandar di Pelabuhan Cargo Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Rabu (21/1/2015). Kapal yang bertolak dari Kolombo, Sri Lanka itu membawa 483 penumpang dan 350 kru.  SERAMBI/AZHARI Warga mengamati kapal pesiar MV Amadea yang bersandar di Pelabuhan Cargo Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Rabu (21/1/2015). Kapal yang bertolak dari Kolombo, Sri Lanka itu membawa 483 penumpang dan 350 kru.

BANDA ACEH, KOMPAS.com - Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) menyambut baik permintaan wali kota Sabang untuk menunda sementara kedatangan kapal pesiar MS Artania Cruise guna mencegah virus corona.

“Kami harus mengikuti permintaan penundaan kapal pesiar yang datang ke Sabang, karena komandonya ada di bawah Pak Walikota,” kata Plt Wakil Kepala BPKS Islamuddin saat dihubungi Kompas.com, Kamis (13/02/2020).

Baca juga: Antisipasi Corona, 66 Pekerja Migran Indonesia Divaksinasi Sebelum Dideportasi dari Malaysia

Secara teknis, pihaknya akan membahas bersama instansi terkait agar segera menyampaikan surat penundaan sesuai dengan surat Walikota Sabang kepada Shiping Cruice Agency dan Operator Cruise MS Artania.

Pasalnya, MS Artania telah dijadwalkan berlabuh di pelabuhan CT3 BPKS pada 16 Februari 2020.

“Secara teknis penundaannya akan kami bahas segera, karena ini jadawal kedatangan kapal pesiar itu sudah rutin ke Sabang sejak beberapa tahun lalu. Nanti kami akan sampaikan penundaan sesuai dengan surat dari Walikota” ujar dia.

Baca juga: Jokowi Wanti-wanti Menteri soal Corona: Sekali Masuk, Akan Ganggu Devisa

Menurutnya, bedasarkan registrasi yang telah diterima BPKS sejak dua tahun lalu, kapal pesiar MS Artania Cruise itu akan membawa 1.200 pelancong asing saat singgah di Sabang pada 16 Februari mendatang.

“Penundaan ini harus kami sikapi dengan bijak karena terkait isu virus corona, satu sisi memang mereka sudah teregister sejak dua tahun lalu,” ucapnya.

Baca juga: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bingung Ditanya Kerugian akibat Virus Corona

Pada 2020 ini, setidaknya delapan kapal pesiar sudah teregistrasi akan menyinggahi Sabang yakni, MS Artania, MS Norwegian Soujourn, MS Seabourn Soujourn, MS Seven Sear Voyager, MS Seabourn Encore, Chosta Ship, MS Seaborurn Ovation, dan MS Marella Discovery 2.

“Kapal pesiar yang akan datang ke Sabang sudah terigestrasi sejak tahun 2018, hingga akhir tahun ini ada jadwal delapan kapal pesiar datang ke Sabang,” tutur dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Honda Jazz Remuk Tertabrak Kereta di Grobogan, Terseret 30 Meter lalu Jatuh ke Sawah

Regional
Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X