Tebing di Semarang Longsor, Puluhan Warga Terancam Runtuhan Susulan

Kompas.com - 13/02/2020, 23:05 WIB
Tebing setinggi sekira 30 meter longsor mengancam penduduk di RT 12 RW 01 Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (13/2/2020). Tebing setinggi sekira 30 meter longsor mengancam penduduk di RT 12 RW 01 Kelurahan Tambakaji Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Kamis (13/2/2020).

SEMARANG, KOMPAS.com- Tebing setinggi 30 meter Kelurahan Tambakaji, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, longsor.

Runtuhan batu yang terjadi pada Kamis (13/2/2020) sekitar 05.30 WIB, merusak pagar dan atap rumah milik Sugito (55).

Setelah longsor ini terjadi, keselamatan warga di Kelurahan Tambakaji masih terancam. Sedikitnya ada 60 jiwa yang berpotensi terdampak longsor susulan.

Baca juga: Tebing Longsor di Batang Jebol Tembok Rumah Warga

Longsoran tanah oleh warga belum dibersihkan secara keseluruhan.

Bahkan tampak batu wadas setinggi 3 meter dan berdiameter 6 meter masih berada di seberang rumah Sugito.

"Kami sengaja belum membersihkan material longsoran secara menyeluruh tujuannya sebagai penahan jika ada longsor susulan," kata Ketua RT 12 Tambak Aji, Malik Iskandar.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Tebing Longsor di Sumedang Ancam Bangunan SD, Orangtua Siswa Khawatir

Malik menuturkan kini warga sekitar yang menghuni di 15 rumah meningkatkan kewaspadaan diri.

 

Rencananya ketika hujan deras turun dan ditemui tanda-tanda longsoran susulan seperti runtuhan material berupa kerikil, maka warga akan segera diminta untuk mengungsi.

"Kami mulai dari sekarang sudah memberlakukan sistem ronda, tujuannya untuk memantau tebing ini,sebab dapat dilihat tebing sudah retak-retak. Kami tidak mau mengambil resiko terhadap keselamatan warga, " jelasnya.

Dikatakan Sugito berbagai pihak sudah mendatangi lokasi longsoran seperti dari BPBD Kota Semarang, Dinas PU Kota Semarang , Polsek Ngaliyan dan lainnya.

"Namun hanya sebatas tinjauan semoga ada tindak lanjut seperti langkah strategis dari Pemkot berupa pembuatan talud agar warga sekitar dapat merasa nyaman dan tidak was-was lagi tinggal di rumah sendiri," pintanya.

Sementara Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kelurahan Tambakaji, Dimas, menuturkan tebing tersebut memang rawan longsor, sebelumnya pernah terjadi longsor pada setengah tahun yang lalu. Namun tidak sampai ke rumah warga.

"Berarti ini untuk kedua kalinya, beruntung tidak ada korban jiwa hanya saja merusak rumah milik seorang warga," terangnya.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Tebing Setinggi 30 Meter di Semarang Longsor Timpa Rumah Warga, Masih Ada Potensi Longsor Susulan.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.