Antisipasi Corona, 66 Pekerja Migran Indonesia Divaksinasi Sebelum Dideportasi dari Malaysia

Kompas.com - 13/02/2020, 22:18 WIB
Ilustrasi virus corona ShutterstockIlustrasi virus corona

PONTIANAK, KOMPAS.com - Untuk mengantisipasi masuknya virus corona ke Indonesia, sebanyak 66 pekerja migran Indonesia (PMI) yang dideportasi dari Malaysia melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjalani pemeriksaan kesehatan mendalam.

Salah satu pemeriksaan kesehatan, yakni dilakukannya vaksinasi kepada seluruh pekerja migran tersebut.

"Setelah virus corona mewabah, memang ada standar, jika orang masuk ke Indonesia harus melewati pemeriksaan kesehatan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Entikong," kata Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial Kalbar Jalil Muhammad, Rabu (12/2/2020) malam.

Baca juga: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bingung Ditanya Kerugian akibat Virus Corona

Menurut dia, dari pemeriksaan tersebut, sebanyak 66 pekerja migran Indonesia yang dideportasi itu dinyatakan sehat.

"Setelah mereka dipastikan aman (tidak terindikasi terjangkit virus corona), langsung diserahkan ke kami," ujar Jalil.

Dia menegaskan, sejak virus corona melanda Wuhan, China, di awal tahun 2020 ini, seluruh otoritas di perbatasan melakukan pemberlakukan khusus.

Sebelum pekerja migran dari negara tetangga masuk ke Indonesia, harus melewati pemeriksaan kesehatan oleh kantor kesehatan pelabuhan.

"Syukur semuanya sehat. Jadi kepulangan mereka lancar," tutup Jalil.

Baca juga: Sampel Lendir Mahasiswa Maluku yang Diduga Terinveksi Virus Corona Dikirim ke Jakarta

Diberitakan, Pemerintah Malaysia mendeportasi 66 pekerja migran Indonesia (PMI) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Entikong, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (12/2/2020) malam.

Dari 66 pekerja, 43 di antaranya laki-laki dan 23 perempuan.

"Dari 66 orang PMI itu, satu di antaranya adalah anak-anak," kata Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan di Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Pontianak Andi Kusuma Irfandi, Rabu malam.

Dia menerangkan, pekerja migran yang dipulangkan karena melanggar aturan di Malaysia, baik secara administrasi maupun tindak kriminal.

Tidak memiliki paspor ada sebanyak 33 orang, tidak memiliki visa bekerja atau permit yang kedaluwarsa sebanyak 31 orang, dan kasus perkelahian 1 orang.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X