Ungkapan Syukur Mariana, Tak Sabar Menanti Kepulangan Anaknya yang Dikarantina

Kompas.com - 13/02/2020, 21:12 WIB
Skema pemulangan sudah diputuskan, bahwa observasi WNI dari Wuhan yang saat ini tinggal di Natuna, berakhir pada pukul 12.00 WIB, Sabtu (15/2/2020) mendatang. 285 yang dikarantina akan diterbangkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta dan selajutnya dipulangkan kemasing-masing daerahnya, Kamis (13/2/2020). KOMPAS.COM/HADI MAULANASkema pemulangan sudah diputuskan, bahwa observasi WNI dari Wuhan yang saat ini tinggal di Natuna, berakhir pada pukul 12.00 WIB, Sabtu (15/2/2020) mendatang. 285 yang dikarantina akan diterbangkan ke Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta dan selajutnya dipulangkan kemasing-masing daerahnya, Kamis (13/2/2020).

LAMONGAN, KOMPAS.com - Mariana, salah satu orangtua dari mahasiswa yang sedang dikarantina di Kepulauan Natuna, tak sabar menanti sang anak yang dikabarkan bakal segera pulang.

Mariana merupakan ibu dari Ayu Winda Puspitasari, mahasiswi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) program beasiswa bahasa Mandarin di Central China Normal University, Wuhan.

"Sebelum ke Surabaya, transit dulu di Jakarta dari Natuna. Insya Allah hari Minggu kami akan jemput di Bandara Juanda Surabaya," ujar Mariana saat ditemui di kediamannya, Kamis (13/2/2020).

Baca juga: Rindu Ayah Mahasiswa yang Dievakuasi dari Wuhan, Sudah Lihat di TV tetapi Belum Bisa Ngobrol

Mariana menggelar syukuran kecil-kecilan dengan masyarakat sekitar karena anaknya kembali dengan selamat. Syukuran itu digelar di rumahnya di Jalan HOS Cokroaminoto, Ngaglik Timur, Lamongan.

Mariana mengaku belum memikirkan acara khusus untuk menyambut kedatangan anak perempuannya.

Ia masih memikirkan kondisi psikologis anaknya yang baru saja menjalani karantina di Kepulauan Natuna.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Biar istirahat dulu, belum kepikiran lagi. Sebab kemarin syukuran dan acara tumpengan kan sudah, doa bersama untuk keselamatan juga sudah," ucap dia.

Selama di karantina, Mariana mengaku komunikasi dengan sang anak berjalan lancar.

Meski, keluarga sedikit kesulitan menghubungi Ayu saat awal masa karantina.

"Sudah bisa komunikasi, enggak seperti sebelumnya. Malah dia bercerita jika semua yang (dikarantina) di Natuna dalam keadaan sehat, dengan setiap hari diperiksa sebanyak tiga kali. Semua melakukan hidup sehat dengan melibatkan para dokter spesialis," jelas Mariana.

Baca juga: Sampel Lendir Mahasiswa Maluku yang Diduga Terinveksi Virus Corona Dikirim ke Jakarta

Selain Ayu, dua mahasiswa Unesa asal Lamongan lainnya juga masih menjalani karantina di Natuna. Mereka adalah Pramesti Ardita Cahyani dan Humaidi Zahid.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X