Caleg DPRD Makassar yang Sempat Tersandung Kasus Narkoba Tetap Dilantik

Kompas.com - 13/02/2020, 20:55 WIB
Caleg DPRD Kota Makassar terpilih dari PPP, Rahmat Taqwa Qurais (tengah) saat konferensi pers kasus narkoba yang dialaminya di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/8/2019). KOMPAS.COM/HIMAWANCaleg DPRD Kota Makassar terpilih dari PPP, Rahmat Taqwa Qurais (tengah) saat konferensi pers kasus narkoba yang dialaminya di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (20/8/2019).

MAKASSAR, KOMPAS.com – Calon anggota legislatif DPRD Makassar terpilih, Rachmat Taqwa Quraisy alias RTQ yang sempat tersandung kasus narkoba rencananya akan dilantik besok, Jumat (14/2/2020) pagi.

Ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo membenarkan adanya rencana pelantikan Rachmat.

Menurut dia, Rachmat akan dilantik setelah adanya surat permintaan pelantikan dari PPP yang mengusungnya saat pemilihan legislatif.

Baca juga: Caleg PPP yang Terjerat Kasus Narkoba Diwakili Istri Saat Pelantikan Anggota DPRD Makassar

Selain itu pula, SK dari Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah tidak diubah atau dibatalkan dengan Rachmat sebagai anggota DPRD Makassar terpilih periode 2019-2024.

“Jadi yang bersangkutan sebenarnya harusnya dilantik bersamaan kami dulu, namun dia tidak datang karena tersandung kasus narkoba. SK penetapan anggota DPRD Makassar sudah ada, tapi yang bersangkutan ditangkap polisi beberapa hari sebelum pelantikan. Jadi ditunda pelantikannya untuk dia,” kata Rudianto, Kamis (13/2/2020).

Rudianto menjelaskan, berdasarkan undang-undang yang berlaku, Rachmat tetap harus dilantik, karena tidak ada surat pemberhentian dari partainya.

Baca juga: Ditangkap karena Narkoba, Mantan Anggota DPRD Makassar Coba Suap Polisi

Malah, PPP meminta agar segera dilantik agar mencukupi kursinya sebanyak 5 di DPRD Makassar.

“Kalaupun ada belakangan ada permasalahan, yang nanti akan dibahas. Apalagi, RTQ sudah menjalani vonisnya rehabilitasi sekitar 6 bulan lah," sebut Rudianto.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X