Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bingung Ditanya Kerugian akibat Virus Corona

Kompas.com - 13/02/2020, 20:45 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama saat mengunjungi Airport Operation Control Center Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (16/1/2020) KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONOMenteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wisnutama saat mengunjungi Airport Operation Control Center Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (16/1/2020)

DENPASAR, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama mengaku bingung jika ditanya soal kerugian akibat virus corona.

Pemerintah Indonesia memutuskan menutup penerbangan dari dan menuju China untuk mengantisipasi penyebaran virus.

"Saat virus corona mencuat pariwasata memang kaget dan betul-betul melaluinya tidak mudah. Saya bingung kalau ditanya berapa kerugian karena virus belum kelar," kata Wishnutama di Denpasar, Kamis (13/02/2020).

Baca juga: Akibat Isu Virus Corona, Pariwisata Bali Diperkirakan Merugi Rp 1 Triliun Per Bulan

 

Kerugian baru bisa dihitung ketika fenomena virus corona berakhir. Meski telah diketahui, dampak terhadap pariwisata tak bakal langsung berakhir.

"Misalnya selesai April kan tidak otomatis langsung normal karena kan ada masa booking. Januari - Februari misalnya itu booking untuk April," kata Wishnutama.

Wishnu telah mengusulkan sejumlah langkah untuk menjaga stabilitas pariwisata saat rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo dan menteri Kabinet Indonesia Maju.

Tapi, usulan itu membutuhkan kerja sama seluruh kementerian dan lembaga terkait.

Baca juga: Langkah Pemerintah Isi Slot Penerbangan Kosong karena Wabah Virus Corona

"Saya minta agar kementerian dan lembaga menggelar kegiatan di daerah wisata seperti Bali. Dan mereka setuju, jadi saya sekarang tinggal menunggu realisasinya," kata Wishnutama. 

Sebelumnya diberitakan, isu virus corona berdampak buruk terhadap pariwisata di Bali.

Ketua Bali Tourism Board (BTB) Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan, pariwisata Bali berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp 1 triliun per bulan karena pemblokiran penerbangan China-Indonesia.

"Akibat turis Tiongkok diblokir pemerintah Indonesia, terjadi penurunan signifikan. Kehilangan Rp 1 triliun (rupiah) tiap bulan, terhitung mulai bulan depan," kata Adnyana, di Denpasar.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X