Viral Tikus Terjebak di Freezer Makanan Supertore di Lampung, Dinkes: Ini Menyangkut Kesehatan Masyarakat

Kompas.com - 13/02/2020, 16:26 WIB
Tikus berukuran besar yang ditangkap Satgas Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung dari freezer makanan beku di salah satu supermarket di Bandar Lampung, Rabu (12/2/2020). Dok. ISTIMEWATikus berukuran besar yang ditangkap Satgas Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung dari freezer makanan beku di salah satu supermarket di Bandar Lampung, Rabu (12/2/2020).

KOMPAS.com - Sebuah video yang memperlihatkan seekor tikur berukuran besar terjebak di dalam freezer makanan beku di salah satu supermakerket di Lampung viral di media sosial.

Salah satu akun yang mengunggah video tikus tersebut yakni Instagram Seputar Lampung @seputar_lampung.

Dalam video itu terlihat hewan pengerat itu lari dari bawah freezer kemudian melompat ke dalam dan hilir mudik di antara makanan beku.

Baca juga: Viral, Tikus Besar Terjebak di Freezer Makanan Superstore di Lampung

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung, Kadek Sumarta mengatakan, manajemen supermarket harus bertanggung jawab atas peristiwa ini.

Karena, katanya, supermarket yang menjual bahan makan seharusnya bebas hama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Ini menyangkut kesehatan masyarakat,” katanya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Seekor tikus berukuran sekitar 20 cm ditemukan 'terjebak' dalam etalase roti di Chandra Superstore Tanjungkarang. Video dengan pemandangan tak biasa itu pun dengan cepat menyebar di media sosial. : Terkait hal itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandarlampung Kadek Sumarta mengaku akan meminta pertanggungjawaban pihak pusat perbelanjaan tersebut. : "Ini menyangkut makanan serta kesehatan masyarakat. Jadi tidak bisa (dianggap) main-main," ujarnya. : Di lain pihak, Kepala Toko Chandra Tanjungkarang Hardoyo Atmodjo menjelaskan, pihaknya telah bekerjasama dengan PT Agricon Putra Citra Prima mengenai penanggulangan hama. : #tikus #etalase #etalasekaca #chandra #chandrasuperstore #tanjungkarang #seputarlampung #lampung #bandarlampung #lampungselatan #pesawaran #pringsewu #tanggamus #lampungbarat #pesisirbarat #lampungtengah #metro #lampungtimur #lampungutara #waykanan #tulangbawang #tulangbawangbarat #mesuji

A post shared by Seputar Lampung (@seputar_lampung) on Feb 12, 2020 at 4:46am PST

Sementara itu, Kepala toko supermarket, Hardoyo Atmojo membenarkan ada seekor tikus masuk ke dalam freezer makanan.

Namun, pihak karyawan maupun manajemen tidak mengetahui dari mana tikus itu masuk ke dalam toko.

“Sekitar lokasi ini kan ada selokan dan saluran air lainnya. Nanti kita coba untuk menggali lagi lebih dalam informasinya,” kata Hardoyo kepada para pewarta, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Ini Perkembangan Sukiyah, Pemilik Rambut 2 Meter yang Jadi Sarang Tikus

Dikatakan Hardoyo, selama ini untuk penanganan masalah hama diserahkan ke pihak ketiga. Terkait kejadian tersebut, pihaknya akan mengevaluasi agar peristiwa itu tidak terulang.

Hardoyo menambahkan, pihaknya juga sudah berkomunikasi dengan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung mengenai pengendalian hama.

“Semua cabang akan kami cek ulang,” kata Hardoyo.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pengunjung toko, tikus itu telah ditangkap oleh salah satu petugas Satgas Pangan Dinas Ketahanan Pangan Kota Bandar Lampung.

(Penulis: Kontributor Lampung, Tri Purna Jaya | Editor: Aprillia Ika)

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

Regional
Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

Regional
Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

Regional
Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X