Kompas.com - 13/02/2020, 12:17 WIB
Kasi Pidsus Kejari Gunungkidul Darojat Menunjukkan Eksekusi Dwi Jatmiko ASN di Dinas Kebudayaan Gunungkidul yang terbukti Pungli tahun 2016 lalu. Kamis (13/2/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKasi Pidsus Kejari Gunungkidul Darojat Menunjukkan Eksekusi Dwi Jatmiko ASN di Dinas Kebudayaan Gunungkidul yang terbukti Pungli tahun 2016 lalu. Kamis (13/2/2020)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Yogyakarta, mengeksekusi Dwi Jatmiko seorang aparatur sipil negara (ASN) pelaku pungli di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di Jalan Baron tahun 2016 lalu. Dia harus menjalani 6 bulan hukuman.

Kepala Kajari Gunungkidul Koswara menyampaikan, pihaknya mengeksekusi Dwi Jatmiko pada Rabu (5/2/2020), setelah kasasinya ditolak oleh Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu yang lalu.

Dwi terbukti  bersalah melanggar Pasal 3 UU 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Putusan MA sama dengan pengadilan tinggi yakni vonis 6 bulan kurungan penjara dan denda Rp 500 ribu subsider 1 bulan. 

Baca juga: Pungli Pengurusan IMB, Camat dan Sekcam Babalan Langkat Ditangkap

Dwi sempat mengajukan pengunduran eksekusi, namun pihaknya menolak, dan dieksekusi di Lapas II A Yogyakarta atau lapas Wirogunan.

"Yang bersangkutan datang sendiri, karena keputusan sudah inkrah dan dieksekusi. Walaupun mengajukan PK (Peninjauan kembali) tidak menghambat eksekusi," kata Koswara saat ditemui di kantor Kejari Gunungkidul Kamis (13/2/2020).

Dijelaskannya, ASN di Dinas Kebudayaan tersebut terbukti melakukan pungli dan ditangkap oleh tim Saber Pungli Polres Gunungkidul tahun 2016 lalu.

Untuk uang yang berhasil diamankan waktu itu, sebesar Rp 9,3 juta diserahkan ke KAS daerah, sementara Rp 160.000 dikembalikan ke biro wisata. 

Kepala Dinas Kebudayaan Agus Kamtono mengatakan, pihaknya sudah mendapatkan informasi mengenai eksekusi yang dilakukan kejaksaan.

Namun demikian, saat ini masih menunggu salinan keputusan untuk diserahkan ke Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah untuk statusnya ke depan. 

Baca juga: Viral, Kakek 70 Tahun Pungli Sopir Angkutan Online

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X