Kompas.com - 13/02/2020, 06:59 WIB
Kereta Api Dok. PT KAI Daop 8 SurabayaKereta Api

SURABAYA, KOMPAS.com - Tiket kereta api (KA) reguler untuk masa angkutan lebaran 1441 Hijriah, mulai dijual pada 14 Februari 2020.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengatakan, terdapat 33 KA reguler jarak jauh atau menengah yang diberangkatkan dari wilayah Daop 8 Surabaya.

Tiket kereta api itu dapat dipesan mulai 14 Februari 2020 untuk keberangkatan 14 Mei 2020 atau H-10 sebelum lebaran.

"Perjalanan KA reguler dengan pemberangkatan awal dari PT KAI Daop 8 Surabaya ini terdiri dari delapan KA eksekutif, 11 KA ekonomi, dan 14 KA kelas campuran," kata Suprapto ketika dikonfirmasi, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Dukung Solo Great Sale 2020, PT KAI Berikan Diskon 10 Persen Tiket Kereta Api

Menurut dia, delapan KA kelas eksekutif itu berkapasitas 3.338 tempat duduk, 11 KA kelas ekonomi memiliki kapasitas 8.526 tempat duduk, dan 14 KA kelas campuran berkapasitas 7.984 tempat duduk.

"Jadi, total dari 33 perjalanan KA reguler jarak jauh/menengah tersebut tersedia total tempat duduk sebanyak 19.848 kursi atau tempat duduk," ujar dia.

Sementara itu, terdapat delapan KA yang melintas di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya.

Terdiri dari dua KA ekonomi dengan kapasitas 1.272 tempat duduk dan enam KA kelas campuran dengan kapasitas 3.664 tempat duduk.

"Total tempat duduk yang tersedia dari delapan KA reguler jarak menengah/jauh yang melintas sebanyak 4.936 kursi," jelas dia.

Suprapto mengimbau masyarakat merencanakan liburan pada masa angkutan Lebaran 1441 Hijriah dengan sebaik mungkin.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X