Kompas.com - 13/02/2020, 05:52 WIB
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jateng, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIMenteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Karanganyar, Jateng, Rabu (12/2/2020).

PASURUAN, KOMPAS.com – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo heran dengan protes kelangkaan pupuk subsidi di sejumlah daerah.

Padahal, stok pupuk masih tersedia.

“Siapa bilang pupuk langka. Belum dibagi kok sudah bilang langka, gimana caranya,” kata Syahrul saat panen padi di Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Kementan Bantah Kelangkaan dan Pengurangan Pupuk Bersubsidi

Syahrul mengatakan, pembagian pupuk baru dimulai pada Februari 2020.

Ia tak menampik kerap diprotes mengenai kelangkaan pupuk di sejumlah daerah. Mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu meniali kelangkaan pupuk disebabkan kepanikan sejumlah pihak.

“Memang saya dengar kabarnya seperti itu. Mungkin ada kepanikan-kepanikan. Padahal jatah yang tersedia tidak ada yang kurang,” kata Syahrul.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bisnis pupuk, kata Menteri Pertanian itu, merupakan bisnis yang menarik. Kementerian Pertanian bakal mengatur bisnis itu agar kelangkaan pupuk tak lagi terjadi.

“Ini kan bisnis yang menarik, tapi coba saya atur,” katanya.

Syahrul memastikan tidak ada pengurangan jatah pupuk subsidi bagi petani. Menurutnya, pupuk yang tersedia sudah sesuai dengan kebutuhan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

“Intinya kenapa sudah bilang langka sedangkan ini baru dibagi, itu aja logikanya,” katanya.

Baca juga: Jatah Pupuk Bersubsidi Dikurangi 50 Persen, Petani Madiun Makin Terimpit

Oleh karena itu, Syahrul memerintahkan pupuk yang seharusnya sudah didistribusikan segera dibagikan. Jika nanti masih ada kelangkaan akibat kurangnya jatah untuk petani yang membutuhkan, pihaknya akan mengintervensi.

“Ayo bagi dulu yang ada sekarang, baru kita lihat. Betul ada kelangkaan. Kalau ada kelangkaan pemerintah siap intervensi,” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X