Kompas.com - 12/02/2020, 23:24 WIB
Ilustrasi THINKSTOCK.COMIlustrasi

KARAWANG, KOMPAS.com - Surip (26), nelayan asal Pasir Putih, Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, hilang di perairan Kaliadem, Pluit, Jakarta Utara.

Ia diduga terjatuh dari perahu saat buang air besar dan hilang ditelan ombak.

Saat itu, Surip bersama anak buah kapal (ABK) lainnya menumpangi perahu nelayan Sentosa dari Sumatera menuju Jakarta, 7 Februari 2020 lalu.

Pani (29), rekan Surip, mengatakan, Surip terakhir kali terlihat di belakang perahu.

Baca juga: 2 Hari Hilang, Nelayan Ditemukan Tewas 50 Meter dari Kerambanya

 

Kepada rekan-rekannya, Surip mengaku hendak buang air besar. Tak lama kemudian, terdengar suara teriakan Surip di tengah gulungan ombak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Perahu melaju kencang waktu itu. Sekitar 200 meteran Surip teriak-teriak," kata Pani saat dihubungi, Rabu (12/2/2020).

Pani bersama rekannya bergegas putar balik. Namun, Surip sudah tidak ada.

Kejadian itu, kata Pani, bukan di tengah laut. Akan tetapi di Kaliadem Penjaringan, Jakarta Utara.

"Di cari juga tidak ketemu, mungkin tenggelam terseret ombak," tambahnya.

Awak perahu nelayan lantas melapor ke Polsek Penjaringan, Jakarta Utara.

"Kami juga terus komunikasi dan membantu melakukan pencarian," jelasnya.

Baca juga: Tiga Hari Pencarian, Nelayan Hilang di Laut Sarmi Ditemukan Meninggal

Ketua Pokmaswas Pasirputih, Desa Sukajaya, Sahari membenarkan kejadian itu.

Sahari menyebut hingga kini Pokmaswas dan nelayan terus melakukan pencarian.

"Benar Pak, belum ditemukan," kata dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X