Kumpulkan Mahasiswa, Unesa Minta 10 Mahasiswa dari Wuhan Diterima dengan Baik

Kompas.com - 12/02/2020, 20:44 WIB
Humas Universitas Negeri Surabaya Vinda Maya KOMPAS.COM/GHINAN SALMANHumas Universitas Negeri Surabaya Vinda Maya

SURABAYA, KOMPAS.com - Universitas Negeri Surabaya ( Unesa) mengumpulkan ratusan mahasiswanya di aula kampus Jalan Lidah Wetan Surabaya, Rabu (12/2/2020), jelang kepulangan 10 mahasiswanya yang menempuh pendidikan di Central China Normal University, Wuhan, China.

Dalam acara tersebut, pihak kampus memberikan sosialisasi agar 10 mahasiswa tersebut diterima dengan baik saat kembali lagi ke kampus Unesa.

"Tidak ada alasan mereka ditolak kembali ke kampus. Masyarakat kampus harus menerima dengan baik," kata Humas Unesa, Vinda Maya Setianingrum, saat dikonfirmasi, Rabu sore.

Baca juga: Orangtua Mahasiswa Unesa Keluhkan Akses Komunikasi dengan Anaknya yang Dikarantina di Natuna

Sesuai informasi resmi yang diterima pihak kampus dari Kementerian Kesehatan, ke-10 mahasiswa tersebut sehat dan tidak terjangkit virus corona.

"Mereka semua sehat dan akan kembali mengikuti perkuliahan di kampus Unesa," ujar dia.

Acara sosialisasi tersebut diikuti ratusan mahasiswa di antaranya dari Program Studi Bahasa Mandarin dan perwakilan dari tujuh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) fakultas di Unesa.

Soal kepastian jadwal para mahasiswa tersebut kembali ke Surabaya, Vinda belum bisa mengkonfirmasi kebenarannya.

"Harusnya mereka sudah kembali dari karantina di Pulau Natuna pekan depan, tapi informasinya mereka masih akan bertemu dengan Presiden Jokowi di Jakarta, jadi kami belum bisa memberi kepastian jadwal kepulangannya," ujar Vinda.

Baca juga: 10 Mahasiswa Unesa di Wuhan Akan Dievakuasi Bersama Ratusan WNI

Seperti diketahui sebelumnya, sebanyak 13 mahasiswa Unesa berada di Wuhan untuk kuliah dan program beasiswa mengasah keterampilan. Terdiri atas S1 maupun S2.

Sebanyak 3 orang di antaranya, lanjut Vinda, sudah pulang lebih dulu pada 10 Januari lalu.

Mereka S2 dan sedang libur semester. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Pulang Kampung Setelah Setahun Merantau, Pasutri Asal Tegal Tewas dalam Kecelakaan di Tol Cipali

Regional
Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Enam Warga Tegal Jadi Korban Tewas di Tol Cipali

Regional
Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Rumah Warga Rusak akibat Guncangan Ledakan di Pabrik Bioethanol Mojokerto

Regional
Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Diancam Pistol dan Hendak Diperkosa Anaknya, Ibu Ini Kabur ke Kantor Polisi dan Sempat Ditembaki

Regional
Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Ratusan Pekerja Seni Demo di Depan DPRD Gresik, Tuntut Diizinkan Beraktivitas

Regional
PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

PAN Usung Kader PDI-P dalam Pilkada Sleman

Regional
Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Mobil Pecah Ban Masuk Parit di Tol Ngawi–Solo, 2 Penumpang Tewas

Regional
Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Alasan Kesehatan, PDI-P Wonogiri Usul Ganti Cawabup untuk Pilkada 2020

Regional
Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Nama Gus Ipul Muncul di Bursa Calon Wali Kota Pasuruan, PKB: Dari Arus Bawah

Regional
Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Pria Ini Tikam Kekasih hingga Tewas, Diduga karena Cemburu

Regional
48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

48 ASN Positif Covid-19, Pemkot Mataram Antisipasi Penularan Klaster Perkantoran

Regional
Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Dilaporkan karena Cabuli Anak Tiri, Pria Ini Kabur dan Sembunyi di Kebun

Regional
Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Kewalahan Atasi Kebakaran Pasar di Cianjur, Petugas Damkar Dilarikan ke Puskesmas

Regional
Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Wali Kota Meninggal, Perkantoran di Banjarbaru Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Regional
22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

22 Rumah di Kampung Adat Sumba Barat Hangus Terbakar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X