5 Tahun Berlalu, Keluarga Bersyukur Polisi Kembali Berupaya Ungkap Kasus Kematian Akseyna

Kompas.com - 12/02/2020, 18:08 WIB
Surat Wasiat korban tenggelam di danau UI, Akseyna Ahad Dori (19), yang ditemukan di kos-kosannya,di Wisma Widya yang berlokasi di gang H. Usman, Kukusan, Depok. Surat Wasiat korban tenggelam di danau UI, Akseyna Ahad Dori (19), yang ditemukan di kos-kosannya,di Wisma Widya yang berlokasi di gang H. Usman, Kukusan, Depok.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Polisi kembali melakukan olah TKP baru untuk mengungkap kematian mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori.

Keluarga almarhum bersyukur atas langkah polisi dalam upaya mengungkap kematian Akseyna yang diyakini keluarga merupakan korban pembunuhan.

"Minggu kemarin olah TKP baru, membuka kembali. Dari pihak keluarga tentunya merasa bersyukur, kalau ini tetap dibuka dan diselidiki," ujar ayah Akseyna, Kolonel Sus Mardoto saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/2/2020).

Mardoto menyampaikan, selama kurang lebih 1,5 tahun keluarga tidak mendengar informasi terkait upaya yang dilakukan oleh pihak kepolisian untuk mengungkap kasus itu.

Meskipun, keluarga yakin pihak kepolisian masih terus berusaha.

"Kita yakin mereka masih berusaha. Kemarin dengan olah TKP baru, harapanya seperti itu," ucap Mardoto.

Baca juga: Kasus Akseyna yang Jalan di Tempat dan Janji Kosong Para Kapolres Terdahulu

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Keluarga berharap dengan olah TKP baru yang dilakukan, ada titik terang.

Sehingga misteri dugaan pembunuhan terhadap Akseyna bisa segera terungkap.

"Tentunya lebih lagi kalau bisa segera terungkap siapa pelaku pembunuhnya," tandasnya.

Menurutnya, terakhir kali berkoordinasi dan berkomunikasi dengan pihak Kepolisian Depok pada tahun 2018.

Saat itu dirinya datang ke kantor polisi untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.

Setelah 2018, dia tidak berusaha lagi menanyakan perkembangan kasus ke polisi.

"Saya memang tidak berusaha mempertanyakan, karena dulu kan waktu pertemuan di Depok 2018 bulan September apa Oktober (Kepolisian Depok) nanti akan diproses terus, nanti kalau ada apa-apa diinformasikan, gitu," urainya.

"Kalau kita menanyakan terus ke sana kan enggak enak," imbuhnya.

Diungkapkanya, bagi keluarga ketika melihat ada proses dan usaha terus untuk mengungkap kasus ini, sudah senang.

Walaupun informasi terkait perkembanganya didapat dari media.

"Intinya bisa mengungkap kasus pembunuhan anak saya," ujar Mardoto.

Seperti diketahui, mahasiswa Biologi UI Akseyna Ahad Dori ditemukan meninggal dunia mengambang di danau UI pada 26 Maret 2015.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.