Pemprov Riau Tetapkan Status Siaga Karhutla hingga 8 Bulan ke Depan

Kompas.com - 12/02/2020, 12:03 WIB
Tim Satgas Karhutla melakukan pemadaman titik api yang terdapat disejumlah wilayah di Riau. Dok. Polda RiauTim Satgas Karhutla melakukan pemadaman titik api yang terdapat disejumlah wilayah di Riau.

PEKANBARU, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Kepala BPBD Riau Edward Sanger mengatakan penetapan ini diputuskan melalui rapat koordinasi oleh Satgas Karhutla Riau yang digelar, Selasa (11/2/2020) malam.

"Status siaga darurat bencana karhutla ditetapkan mulai tanggal 11 Februari hingga berakhir 31 Oktober 2020 mendatang," ujar Edward saat dihubungi Kompas.com, Rabu (12/2/2020).

Baca juga: Karhutla Kembali Membara di Siak, Tim Manggala Agni Berjibaku Padamkan Api

Dia menjelaskan, penetapan status tersebut setelah ditemukan adanya beberapa titik api karhutla di sejumlah wilayah di Riau.

Bahkan, kata Edward, tiga kabupaten sebelumnya lebih dulu menetapkan status siaga darurat karhutla, yakni Kabupaten Siak, Kota Dumai dan Kabupaten Bengkalis.

"Jadi penetapan status ini sebagai langkah cepat mengantisipasi dan mengatasi karhutla di Riau," kata Edward.

Dia menambahkan, pihaknya memprediksi musim kemarau tahun ini cukup panjang dan dibagi menjadi dua tahap yakni, tahap pertama Januari-Maret dan tahap kedua pada Juli-September.

Menurutnya, sejak 1 Januari hingga 10 Februari 2020, luas hutan dan lahan yang terbakar di Riau tercatat 271,07 hektare.

Baca juga: Badan Restorasi Gambut Sebut Riau dan Aceh Waspada Karhutla

Kebakaran terluas terjadi di Kabupaten Siak 98,47 hektare, Bengkalis 60,90 hektare, Indragiri Hilir 42,10 hektare dan Kota Dumai 31,85 hektare.

Dia berharap, dengan ditetapkan status siaga darurat karhutla ini, pemerintah pusat segera membantu menanggulangi karhutla.

Sementara itu, catatan Kompas.com, kebakaran cukup besar terjadi di Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak. Kebakaran tanah gambut tersebar di lima titik.

 

Salah satunya di Kampung Bunsur. Api membara di semak belukar dan hutan, yang mengeluarkan asap cukup pekat.

Petugas gabungan dari Manggala Agni Daops Siak, kepolisian dan Masyarakat Peduli Api (MPA) sudah tiga hari berjibaku memadamkan api.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X