RSUP Sanglah Tangani 32 Pasien Diduga Terjangkit Virus Corona, 30 Dipulangkan

Kompas.com - 12/02/2020, 11:47 WIB
Tim medis RSUP Sanglah dalam simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di Ruang Isolasi Nusa Indah, Rabu (12/2/2020). KOMPAS.com/IMAM ROSIDINTim medis RSUP Sanglah dalam simulasi penanganan pasien terjangkit virus corona di Ruang Isolasi Nusa Indah, Rabu (12/2/2020).

DENPASAR, KOMPAS.com - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah Denpasar telah menangani 32 pasien yang diduga terinfeksi virus corona dengan nama covid-19.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Sanglah I Ketut Sudartana mengatakan 19 pasien dalam pengawasan dan 11 pasien dalam pemantauan.

"Pengawasan kita masukan isolasi, pemeriksaan lab," katanya di sela-sela simulasi penangananan pasien dicurigai terinfeksi virus corona, Rabu (12/2/2020) pagi.

Baca juga: Melihat Simulasi RSUP Sanglah Denpasar Tangani Pasien Virus Corona

Sebanyak 30 pasien itu telah dinyatakan negatif terjangkit virus corona. Mereka telah diizinkan pulang.

RSUP Sanglah Denpasar juga baru menerima dua pasien diduga terjangkit virus corona pada Selasa (12/2/2020) malam. Dua pasien itu merupakan warga negara (WN) China.

"Baru datang dan masih di ruang isolasi," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, terdapat 43.173 kasus virus corona yang tersebar di seluruh dunia hingga Selasa (11/2/2020).

Virus dengan nama baru covid-19 telah merenggut 1.013 nyawa di seluruh dunia.

Pemerintah Indonesia telah berusaha mengantisipasi masuknya virus corona. Salah satunya, menghentikan penerbangan dari dan menuju China.

Baca juga: Dampak Virus Corona, 156 WN China Ajukan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa di Bali

Pemerintah juga menghentikan sementara pemberlakuan bebas visa untuk wisatawan asal China.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Marak Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid di Pamekasan, Ini Tanggapan Polisi...

Regional
Pencurian Motor di Medan Terungkap karena GPS, 2 Pelakunya Ditembak

Pencurian Motor di Medan Terungkap karena GPS, 2 Pelakunya Ditembak

Regional
Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Istri Bantu Suami Perkosa Rekan Kerja, Perkosaan Dilakukan Depan Istri

Regional
Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Polisi dan KIPI Tegaskan Dokter JF Meninggal Bukan karena Divaksin Covid-19

Regional
Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Kantor Perkebunan Sawit PT Arrtu Plantation Dibakar Massa, Camat: Di Luar Kendali Kami

Regional
Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Soal Unggahan Bernada Rasisme terhadap Natalius Pigai, Kapolda Papua Jamin Proses Hukum Berjalan

Regional
Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Bayi Kembar Siam Adam dan Aris Jalani Operasi Ketiga, untuk Perawatan Luka

Regional
Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Lebih Parah dari Ekstasi, Polisi Ungkap Efek Narkoba yang Dikonsumsi Selebgram S

Regional
Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Baru 25 Persen Nakes Divaksin, Ridwan Kamil Sebut Vaksinasi Tahap I Belum Memuaskan

Regional
Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Buntut Kerumunan Fan Artis TikTok Asal Solo, Wali Kota Madiun: Restoran Itu Kita Tutup...

Regional
Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Evaluasi PPKM Tahap I di Garut: Kesadaran Warga Rendah, Patuh Prokes Harus Dipaksa

Regional
Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Pencarian 10 Pekerja yang Terjebak di Galian Tambang Dilanjutkan hingga Malam Hari

Regional
Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Kesal Dimarahi Ketahuan Ingin Nikah Lagi, Suami Tega Lempar Istri Pakai Sekop

Regional
Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Ditangkap Gelar Pesta Narkoba, Selebgram Asal Jakarta Ini Diduga Konsumsi Pil Jenis Baru

Regional
Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram 'S' Lebih Parah dari Ekstasi

Polisi: Narkoba yang Dipakai Selebgram "S" Lebih Parah dari Ekstasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X