Penemuan Arca Ganesha dan Manusia Kerdil di Tasikmalaya, dari Zaman Berbeda Diduga Bukan Benda Lama

Kompas.com - 12/02/2020, 08:07 WIB
Puluhan diduga artefak batu berbentuk patung Ganesha atau gajah duduk dan manusia kerdil ditemukan warga di Kampung Tegal Munding Desa Linggawangi Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (11/2/2020). KOMPAS.COM/IRWAN NUGRAHAPuluhan diduga artefak batu berbentuk patung Ganesha atau gajah duduk dan manusia kerdil ditemukan warga di Kampung Tegal Munding Desa Linggawangi Kecamatan Leuwisari Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (11/2/2020).
Editor Rachmawati

KOMPAS.com - Minggu (11/2/2020), seorang pengunjung tempat wisata di objek wisata Batu Mahpar, Leuwisari, Tasikmalaya melapor ke petugas ada tumpukan batu mirip patung tertimbun di tepi Sungai Parit Galunggung.

Tumpukan batu tersebut sedikit menonjol ke permukaan tanah.

Objek wisata Batu Mamahr ada di Kampung Tenggal Munding Desa Linggawangi Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Baca juga: Arkeolog Temukan Kejanggalan Patung Ganesha dan Manusia Kerdil di Tasikmalaya

Petugas objek wisata pun berinisiatif menggali dan menemukan satu arca Ganesha dan 21 patung manusia kerdil.

Patung tersebut berukuran tinggi sekitar 50 sentimeter.

Setelah digali, arca dan patung tersebut dibiarkan tergeletak. Sementara lokasi penemuan dipasangi garis pembatas karena banyak pengunjung yan penasaran dengan penemuan patung-patung tersebut.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Oys Saadah (23), salah seorang pengurus Objek Wisata Batu Mahpar mengatakan patung-patung tersebut akan dibawa ke ruangan khusus di lokasi objek wisata.

"Ini katanya mau dibawa ke ruangan khusus di lokasi objek wisata. Tapi, karena belum dilakukan, jadi kami pasang garis pembatas pakai tali rapia atau plastik supaya tak terganggu pengunjung di sini," jelas Oys, Selasa (11/2/2020).

Baca juga: Batu Jejak Kaki Pernah Ditemukan di Lokasi Penemuan Patung Ganesha di Tasikmalaya

Warga menemukan puluhan dugaan artefak batu berbentuk patung Ganesha, manusia kerdil dan jejak kaki di sebuah batu di Kawasan Objek Wisata Batu Mahpar, Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (9/2/2020).KOMPAS.com/IRWAN NUGRAHA Warga menemukan puluhan dugaan artefak batu berbentuk patung Ganesha, manusia kerdil dan jejak kaki di sebuah batu di Kawasan Objek Wisata Batu Mahpar, Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (9/2/2020).
Sebelum penemuan arca ganesha dan patung manusia kerdil, warga juga menemukan jejak kaki manusia beukuran normal tercetak di prmukaan batu.

Batu bulat dengan ukuran sekitar 50 sentimeter ditemukan di objek wisata Batu Mahpar dan tak jauh dari temuan ganesha dan manusia kerdil.

"Kalau batu dengan jejak kaki, ditemukannya udah agak lama sebelum penemuan patung Ganesha dan manusia kerdil hari Minggu (9/2/2020) kemarin," jelas Oys

Oys mengatakan belum ada arkeolog yang meneliti temuan di objek wisata Batu Mahpar sehingga masih belum diketahui asal muasal dan kebenaran peninggal sejarah.

Baca juga: Warga Tasikmalaya Temukan Arca Ganesha di Objek Wisata Batu Mahpar

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Persentase BOR di Semarang Tinggi, Wali Kota Hendi Tambah 390 Tempat Tidur Pasien Covid-19

Regional
Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Mobilitas Jadi Penyebab Kerumunan, Ganjar Ajak Masyarakat Tetap di Rumah

Regional
BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

BERITA FOTO: Tenaga Pikul Beristirahat di Atas Makam Usai Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19

Berita Foto
Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Kasus Covid-19 di Semarang Naik 700 Persen, Walkot Hendi Berlakukan PKM

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Kasus Covid-19 di Semarang Naik, Walkot Hendi Resmikan RS Darurat

Regional
Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Akses ke Faskes Sulit, Dompet Dhuafa Sumbangkan Ambulans untuk Warga Desa Tanjung Raya

Regional
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi

Regional
Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Hendi Terus Bergerak Cepat Sediakan Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19 di Semarang

Regional
Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Hadiri Deklarasi Pilkades Damai, Bupati Luwu Utara Minta Cakades Tegakkan Protokol Kesehatan

Regional
Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Bupati IDP Resmikan Program Pamsimas, Kini Warga Desa Dodolo Nikmati Air Bersih

Regional
Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X