Seminggu Beroperasi, Tiga Bandar Judi Beromzet Puluhan Juta Rupiah Ditangkap

Kompas.com - 12/02/2020, 05:46 WIB
Pihak kepolisian saat menunjukkan peralatan judi beserta ketiga tersangka, dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Selasa (11/2/2020). KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPihak kepolisian saat menunjukkan peralatan judi beserta ketiga tersangka, dalam rilis pengungkapan kasus di halaman Mapolres Gresik, Selasa (11/2/2020).

GRESIK, KOMPAS.com - Polres Gresik menangkap tiga bandar judi beromzet belasan hingga puluhan juta rupiah di Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Gresik, Jawa Timur.

Ketiga bandar judi yang ditangkap adalah Suyono (51), Sudiono (55), dan Reman (460). Suyono dan Reman berperan sebagai bandar, sedangkan Sudiono merupakan penyandang dana.

"Arena judi dadu dan bola ini baru dibuka seminggu, tapi pengunjungnya sudah cukup banyak," kata Kapolres Gresik AKBP Kusworo WIbowo di halaman Mapolres Gresik, Selasa (11/2/2020).
Baca juga: Soal Patung Gajah Hampir Rp 1 Miliar, Ini Klarifikasi Pemkab Gresik

Meski baru seminggu beroperasi, omzet tempat judi tersebut mencapai Rp 20 juta.

"Untuk perputaran uang dalam sehari bisa mencapai Rp 15 juta sampai Rp 20 juta," terang dia.

Polisi menyita sejumlah barang bukti dalam penggerebekan rumah judi tersebut. Seperti puluhan motor dan lima mobil yang ditinggal pemiliknya saat penggerebekan terjadi.

Polisi memprediksi sekitar 50 orang sedang berjudi di lokasi itu saat penggerebekan.

"Hanya saja saat digerebek, mereka pada kabur dan meninggalkan kendaraannya di lokasi," jelasnya.

Baca juga: 4 Fakta Penculikan Anak di Gresik, Korban Berhasil Kabur dan Pelaku Diamuk Massa

Polisi juga menyita uang yang digunakan sebagai taruhan para pejudi.

Sejumlah peralatan dan permainan judi yang digunakan juga dibawa ke kantor polisi.

"Tersangka kita jerat Pasal 303 KUHP (tentang perjudian) dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara," ucap Kusworo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X