Pegawai Honorer di Sumedang Tersengat Listrik saat Petir Menyambar

Kompas.com - 11/02/2020, 21:18 WIB
Tenaga honorer kantor Kecamatan Cimalaka, Sumedang Robi Rahman menjalani perawatan di Puskesmas Cimalaka, usai tersengat radiasi di kantor kecamatan, Selasa (11/2/2020) siang pukul 13.30 WIB. Dok. Polres Sumedang KOMPAS.COM/AAM AMINULLAHTenaga honorer kantor Kecamatan Cimalaka, Sumedang Robi Rahman menjalani perawatan di Puskesmas Cimalaka, usai tersengat radiasi di kantor kecamatan, Selasa (11/2/2020) siang pukul 13.30 WIB. Dok. Polres Sumedang

SUMEDANG, KOMPAS.com - Seorang pegawai honorer kantor Kecamatan Cimalaka, Sumedang, Jawa Barat, tersengat aliran listrik.

Kasubag Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB.

Saat kejadian, korban bernama Robi Rahman, warga Dusun Cisalak RT005/RW003, Desa Cisalak tengah menggunakan komputer.

"Korban saat itu sedang membuat laporan di komputer di ruangan Satpol PP Cimalaka. Korban sedang pegang mouse," ujar Dedi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Selasa (11/2/2020).

Baca juga: Tersengat Listrik, Pria Ini Jatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 10 Meter

Menurutnya, korban diduga terkena radiasi akibat sambaran petir melalui aliran listrik.

Hal tersebut membuat korban yang tengah memegang mouse di depan komputer langsung jatuh pingsan.

"Korban diduga syok hingga langsung jatuh pingsan. Pegawai lainnya sempat panik dan langsung membawa korban ke Puskesmas Cimalaka untuk penanganan medis," tutur Dedi.

Beruntung, kata Dedi, nyawa korban selamat dan hanya mengalami shok.

"Korban sempat dirawat tapi sekarang sudah diperbolehkan pulang. Tidak ada luka bakar, korban selamat," sebut Dedi.

Baca juga: Banjir Jakarta, Warga Kemayoran Meninggal Diduga Tersengat Listrik

Dedi menambahkan, akibat sambaran petir ini, sejumlah perlengkapan elektronik milik pemerintah Kecamatan Cimalaka juga rusak.

Dedi mengatakan, peralatan elektronik yang rusak terdiri dari CCTV merek LG, komputer e-KTP, komputer milik bagian umum, dan komputer milik bagian keuangan.

"Akibat kerusakan yang ditimbulkan, total kerugian ditaksir mencapai Rp28 juta," kata Dedi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X