Kompas.com - 11/02/2020, 20:32 WIB
Para peserta SKD CPNS Kabupaten Gresik diperiksa oleh panitia, sebelum mereka diperkenankan masuk ke dalam ruang ujian. KOMPAS.COM/HAMZAH ARFAHPara peserta SKD CPNS Kabupaten Gresik diperiksa oleh panitia, sebelum mereka diperkenankan masuk ke dalam ruang ujian.

GRESIK, KOMPAS.com - Tidak berbeda dengan ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS di kota-kota lain, agenda tes SKD CPNS di Kabupaten Gresik yang dilaksanakan di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Gresik, Jawa Timur, juga sempat ditemukan peserta yang membawa jimat.

Kendati pada hari pertama pelaksanaan, Sabtu (8/2/2020), panitia mengaku belum menemukan kejadian aneh.

Namun, pada hari selanjutnya, mereka menemukan ada salah seorang peserta yang membawa benda mirip dengan jimat pada umumnya.

Baca juga: Cerita Unik Peserta Seleksi CPNS, Lakban Hitam Sepatu Demi Ikut Ujian

"Sabtu memang belum ada, tapi pada pelaksanaan hari Minggu (9/2/2020), itu ada satu orang peserta yang bawa bungkusan seperti jimat," tutur Kasubbid Forbang Kepegawaian Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Hendriawan Susilo, kepada Kompas.com, Selasa (11/2/2020).

Dalam pelaksanaan ujian SKD yang berlangsung pada hari Minggu tersebut, peserta dengan jenis kelamin perempuan tersebut membawa barang layaknya jimat.

Mengetahui hal tersebut, panitia lantas meminta peserta tersebut untuk meletakkan barang tersebut di tempat yang telah disediakan di luar ruangan tempat ujian berlangsung.

"Itu pada sesi kedua, sementara pada hari Minggu itu sendiri ada lima sesi. Hanya satu (orang) itu saja, untuk hari ini dan Senin landai-landai, tidak ada yang pakai seperti itu," ujar dia.

Sebelum memperkenan para peserta memasuki ruang ujian SKD, panitia memang melakukan pemeriksaan secara ketat satu persatu peserta.

Karena sesuai prosedur yang ditentukan, peserta memang dilarang membawa barang bawaan ke dalam ruang ujian kecuali KTP.

"Ini sudah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, semua aksesoris, barang bawaan, sudah kami siapkan tempat. Karena memang tidak boleh dibawa masuk ke dalam tempat ujian," tutur Kepala BKD Gresik, Nadlif.

Baca juga: Ada-ada Saja, Peserta Tes CPNS Melakban Sepatu hingga Garam Bau Menyan

Selama ujian berlangsung, peserta memang tidak diperkenankan memakai aksesoris seperti jam tangan, sabuk, dompet, perhiasan, dan lain sebagainya ke dalam ruang ujian.

Dengan barang-barang tersebut, sudah disiapkan tempat penitipan yang dijaga oleh petugas panitia beserta aparat keamanan.

"Jadi hanya identitas diri berupa KTP yang boleh dibawa masuk saat ujian, sementara barang lainnya wajib dititipkan di tempat yang telah disediakan," kata Nadlif.

Agenda ujian SKD CPNS Kabupaten Gresik bakal berlangsung hingga tanggal 14 Februari 2020 mendatang, dengan jumlah total peserta ada sebanyak 8.971 peserta.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X