Bawa Sabu dari Malaysia, 2 TKI Ilegal asal Aceh Ditangkap di Tanjung Balai

Kompas.com - 11/02/2020, 19:19 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI

MEDAN, KOMPAS.com - Dua orang tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal asal Aceh ditangkap Polres Tanjung Balai karena kedapatan membawa narkoba jenis sabu.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, pelaku ditangkap saat tiba di pelabuhan tikus di Tanjungbalai.

"Keduanya tertangkap saat petugas Satuan Intelkam Polres Tanjung Balai mendapat informasi ada 20 orang TKI ilegal datang dari Malaysia melalui jalur tak resmi," jelasnya, Selasa (11/2/2020).

Baca juga: Gerebek Pesta Sabu, Oknum Anggota Polsek Sarolangun Turut Diamankan

Petugas berhasil mengamankan 20 TKI tersebut di Jalan Arteri dekat SPBU Kota Tanjung Balai, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar.

"Mereka sedang menunggu angkutan umum dan hendak keluar menuju jalan lintas Sumatera," katanya.

Dijelaskannya, para TKI yang terdiri dari 12 laki laki dewasa, 5 perempuan dan 3 balita itu kemudian digiring ke Mapolres Tanjung Balai untuk didata dan diperiksa barang bawaannya.

Saat itulah petugas mendapatkan barang bukti narkoba dari barang yang dipegang oleh dua warga asal Aceh tersebut.

"Iya, dua orang itu TKI ilegal asal Aceh. Mereka bawa narkotika kurang lebih seberat 2,1 kilogram sabu-sabu," ungkapnya.

Baca juga: Miliki 18 Paket Sabu, Warga Muara Enim Ditangkap

Kedua TKI ilegal tersebut yakni MS alias Basyir (21), warga Kecamatan Peureulak, Aceh Timur dan MZF (31), warga Kecamatan Tanah Jambo AYe, Aceh Utara.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 2.100 gram.

"Keduanya sedang kami dalami, terkait jaringan sindikat kurir narkotika antarnegara," ujarnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat pasal berlapis dengan kurungan penjara maksimal 20 tahun.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X