Pacaran 7 Tahun Tak Direstui Orangtua, Wanita Ini Gugurkan Kandungan

Kompas.com - 11/02/2020, 15:21 WIB
Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKp Anak Agung Putra Dwipayana (Baju Putih) Menunjukkan Barang Bukti Aborsi yang dilakukan AS Wanita Asal Kecamatan Tepus, Gunungkidul di Mapolres Gunungkidul Selasa (11/2/2020) KOMPAS.COM/MARKUS YUWONOKasat Reskrim Polres Gunungkidul AKp Anak Agung Putra Dwipayana (Baju Putih) Menunjukkan Barang Bukti Aborsi yang dilakukan AS Wanita Asal Kecamatan Tepus, Gunungkidul di Mapolres Gunungkidul Selasa (11/2/2020)

YOGYAKARTA,KOMPAS.com-Kepolisian Resor Gunungkidul, Yogyakarta, mengamankan AS (23) seorang perempuan warga Desa Sidorejo, Kecamatan Tepus, karena tega menggugurkan kandungan yang berusia 6 bulan.

Pengguguran kandungan ini karena orangtua tidak menyetujui hubungan dengan pacarnya yang sudah dijalani 7 tahun. 

Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Anak Agung Putra Dwipayana menyampaikan, pengungkapan kasus aborsi bermula penemuan bungkusan berisi seprai yang terdapat bercak darah dan bungkus obat penggugur kandungan yang ditinggal di sebuah SPBU Jalan Baron, Desa Duwet, Kecamatan Wonosari pada Jumat (31/1/2020).

Baca juga: ART di PIK Diamankan Polisi karena Gugurkan Kandungan dengan Obat-obatan

Saat itu, bungkusan dikerubuti lalat dan menarik perhatian masyarakat.

"Pelaku dan temannya mengisi BBM kendarannya dan mengambil uang di ATM. Pelaku ini lupa meninggalkan bungkusannya," kata Anak Agung saat jumpa pers di Mapolres Gunungkidul Selasa (11/2/2020).

Saat itu, AS hendak kembali mengambil bungkusan. Ternyata, sudah banyak polisi dan masyarakat yang melihat bungkusan, lantas pelaku kembali ke rumahnya dan diantar untuk menyerahkan diri ke Polsek Tepus.

Barang-barang itu diketahui sebagai akibat proses persalinan akibat mengkonsumsi obat penggugur kandungan.

Mayat janin yang berusia 6 bulan itu sudah dimakamkan di pemakaman umum Desa Sidorejo, oleh keluarga pelaku. Kepada keluarga, pelaku mengaku keguguran kandungan. 

Setelah melaporkan diri dan sebelum diamankan, AS menjalani perawatan di sebuah klinik karena kondisi melemah pasca-menggugurkan kandungannya.

Setelah membaik, polisi kemudian mengamankan pelaku.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Geger, Sesosok Mayat Ditemukan di Kebun Teh Kayo Aro Kerinci

Regional
Cerita Warga Ber-Lebaran lewat 'Video Call', Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Cerita Warga Ber-Lebaran lewat "Video Call", Kadang Kesal lantaran Hilang Sinyal

Regional
Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Kisah Perwira Polda Bengkulu Berjuang Sembuh dari Covid-19, Lari-lari Kecil agar Berkeringat

Regional
Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Kepada Warga, Pemudik Asal Jakarta yang Telantar 3 Hari di Tasikmalaya Sempat Mencari Neneknya hingga Pasar Cikurubuk

Regional
Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Video Ucapan Selamat Idul Fitri Berbahasa Arab Uskup Purwokerto Viral

Regional
Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Potret Kacaunya Data Bansos di NTT, ASN dan 2 Anaknya Masuk Daftar, Ketua RT Protes Keras

Regional
Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Baru Salatiga Bertambah 6

Regional
Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Rayakan Idul Fitri di Tengah Pandemi, Warga Semarang Tetap Jalankan Tradisi Ziarah Makam

Regional
Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Duduk Perkara Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik, Ternyata Bukan Sakit Covid-19

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Puji Suster Katolik Nyanyi Idul Fitri | Ibu dan Anak Sewa Ambulans untuk Mudik

Regional
Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Kisah Pilu Mbah Deman, Belasan Tahun Hidup Segubuk Bareng Ayam dan Bebek

Regional
Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Fakta di Balik Benda Misterius di Langit Gunungkidul dan Solo Saat Idul Fitri, Ternyata...

Regional
Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Pasien Covid-19 Klaster Pasar Pinasungkulan Manado Bertambah 5 Orang

Regional
Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Tambah 12, Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Jadi 117 Orang

Regional
Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Warga Kerap Salah Paham dengan Petugas, Posko Covid-19 ini Dibongkar Kepala Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X