Viral Video Berbagi Semangat Lewat Secarik Kertas, Mahasiswi Ini Sampai Dihubungi Ganjar

Kompas.com - 10/02/2020, 22:10 WIB
Winona Wardhani saat menunjukan kata-kata motivasi yang ditulisnya di secarik kertas. KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAWinona Wardhani saat menunjukan kata-kata motivasi yang ditulisnya di secarik kertas.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Video inspiratif sempat viral di media sosial.

Di video itu tampak seseorang yang berjalan di Malioboro, Yogyakarta, memberikan semangat kepada orang lain yang tidak dikenalnya.

Orang tersebut memberi semangat kepada orang lain dengan menuliskan kata-kata di secarik kertas.

Baca juga: Kisah di Balik Warung Mie Ayam Bu Tumini yang Melegenda di Yogyakarta

 

Tulisan itu lantas diberikan kepada orang-orang yang sedang berada di Malioboro.

Tulisan di secarik kertas seperti :

"Semangat terus", "Belajar yang rajin ya", "Engga papa hari ini sedih, besok jangan ya" dan "Berbagi itu indah".

Video itu pun sempat diunggah ulang oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di akun Instagramnya.

Di akun Instagramnya, Ganjar menulis caption "Ini video siapa ya? Keren! Menghargai, memberi apresiasi..".

Seseorang yang ada di video tersebut ternyata seorang mahasiswi bernama Winona Wardhani (21).

Mahasiswi asal Bekasi ini kini kuliah Universitas Ahmad Dahlan (UAD) jurusan Ilmu Komunikasi.

Saat ditemui, Winona menceritakan video tersebut dibuat pada Jumat (7/2/2020).

Saat itu Winona sedang jalan-jalan di Malioboro dan Alun-alun Utara.

Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
'Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati'

"Kami Siap Bertempur di Garda Depan, tetapi kalau Tidak Ada APD, Kami Mati"

Regional
Gubernur Sumsel Putuskan Tidak 'Lockdown', Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Gubernur Sumsel Putuskan Tidak "Lockdown", Pemudik Diminta Jangan Pulang Kampung

Regional
Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Suhu Puluhan Penumpang Sempat Tinggi, Petugas Terminal Kewalahan karena Tak Ada Tim Medis

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X