Sanksi Adat untuk Tiga Pemerkosa Remaja di Sulbar Berlangsung Terbuka

Kompas.com - 10/02/2020, 19:40 WIB
Sanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara Terbuka KOMPAS.COM/JUNAEDISanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara Terbuka

MAMASA, KOMPAS.com – Dewan Adat Mamasa, Sulawesi Barat, akhirnya menggelar sanksi adat untuk MK (60), DM (25) dan DA (25), karena diduga telah memerkosa remaja perempuan yang masih berusia 15 tahun. Ketiga terduga pemerkosa ini adalah ayah, kakak, dan sepupu korban.

Hukuman adat "diparraukan" untuk ketiga orang itu berlangsung di pinggir Sungai Mamasa pada Minggu (9/2/2020) petang.

Pemberian sanksi adat ini dilakukan berdasarkan adat tuo yang dianut oleh masyarakat Mamasa.

“Sengaja digelar di tempat terbuka agar semua jadi pelajaran bagi yang lain agar tindakan serupa tidak terjadi lagi,” jelas Maurids Genggong, salah satu tokoh adat Mamasa, Senin (10/2/2020).

Baca juga: Ayah, Kakak, dan Sepupu yang Perkosa Remaja Wanita hingga Hamil 6 Bulan Kena Sanksi Adat Terberat

Sanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara TerbukaKOMPAS.COM/JUNAEDI Sanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara Terbuka
Diparraukan atau kerbau ditombak yang juga dikenal dengan istilah Dipa'longkosan' atau kerbau ditebas, merupakan sanksi terberat dalam tatanan tradisi masyarakat Mamasa.

Sanksi itu diberikan sesuai dengan tingkatan pelanggaran yang diperbuat. Para pelaku perkosaan yang mendapat sanksi adat ini akan mengorbankan seekor kerbau.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kerbau yang dikorbankan adalah kerbau milik orang lain yang dipilih oleh tokoh adat.

Baca juga: Fakta Baru Gadis Remaja Diperkosa Ayah, Kakak dan Sepupu, Pelaku Mengaku Khilaf hingga Kena Sanksi Adat

Sanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara TerbukaKOMPAS.COM/JUNAEDI Sanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara Terbuka

Selanjutnya kerbau yang jadi korban tersebut diganti oleh pelaku berapa pun nilai jual yang dipatok pemiliknya.

Sebagai informasi, saat ini harga satu ekor kerbau di Mamasa bisa mencapai Rp 1 miliar.

Daging dari kerbau yang telah dikorbankan akan dihanyutkan warga di sungai. Ini dilakukan dengan harapan perbuatan bejat para pelaku tersebut hanyut dibawa arus sungai, sehingga tidak akan terulang lagi.

Sanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara TerbukaKOMPAS.COM/JUNAEDI Sanksi Adat “Diparraukan” Bagi 3 Pelaku Perkosaan Digelar Tokoh Adat Mamasa Secara Terbuka

Hukuman adat ini tidak menghapuskan sanksi pidana yang bakal dihadapi ketiga orang itu.

Mereka bakal dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak. Ketiga terancam hukuman penjara selama 15 tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Optimalisasi Penyaluran Bansos di Gorontalo, Gubernur Rusli Gunakan 2 Metode Ini

Regional
Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X