Kompas.com - 10/02/2020, 17:14 WIB
Semburan lumpur setinggi 10 meter terjadi di lokasi persawahan di Desa Rawamangun, Kecamatan Wayapo, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu sore (9/2/2020) BPBD KABUPATEN BURUSemburan lumpur setinggi 10 meter terjadi di lokasi persawahan di Desa Rawamangun, Kecamatan Wayapo, Kabupaten Buru, Maluku, Minggu sore (9/2/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Semburan lumpur setinggi sepuluh meter terjadi di lokasi persawahan di Desa Rawamangun, Kecamatan Wayapo, Kabupaten Buru, Maluku.

Semburan lumpur itu terjadi saat para petani di desa tersebut tengah menggali sumur di tengah persawahan untuk keperluan pengairan sawah mereka.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buru, Hadi Zulkarnain yang dikonfirmasi Kompas.com membenarkan kejadian tersebut.

Baca juga: Risma Angkat Bicara Soal Semburan Lumpur di Surabaya, Sebut Warisan Kolonial

“Iya, benar, kejadiannya Minggu sore kemarin saat para petani sedang menggali sumur bor, tiba-tiba muncul semburan lumpur kira-kira tingginya itu sekitar 10 meter,” kata Hadi, via telepon seluler, Senin (10/2/2020).

Munculnya semburan lumpur tersebut membuat para petani akhirnya menutup sumur yang telah mereka gali.

Menurut Hadi, saat ini semburan lumpur di lokasi persawahan itu tidak lagi terjadi, meski begitu banyak tanaman padi milik petani rusak akbat semburan tersebut.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kejadian semburan lumpur di desa tersebut, kata dia, bukan baru pertama kali, namun sudah terjadi berulang kali.

Sayangnya, para petani di desa itu terus saja menggali sumur di kawasan yang rawan semburan lumpur.

“Itu kejadian sudah berulang kali terjadi, tapi mereka selalu saja menggali sumur di situ,” ujar dia.

Baca juga: Tim ESDM Tinjau Semburan Lumpur di Surabaya, Temukan Rembesan Minyak

Terkait penyebab munculnya semburan lumpur di desa tersebut, Hadi mengaku tidak mengetahuinya.

Namun, dia berharap instansi terkait dapat memperingatkan para petani untuk tidak lagi menggali sumur di kawasan itu.

“Harusnya ada peringatan dari instansi terkait misalnya dari dinas pertanian, minimal ada rekomendasi dulu sebelum petani mengali sumur, kalau tidak kejadian ini akan terjadi lagi,” kata dia.

 

 

   

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.