Cegat Kapal Penyelundup 12.000 Botol Miras dari Singapura, 14 Anggota Polisi Terima Penghargaan

Kompas.com - 10/02/2020, 09:39 WIB
Kapolda Bangka Belitung Brigjen Anang Syarif Hidayat saat pemberian penghargaan di Mapolda, Senin (10/2/2020). KOMPAS.com/HERU DAHNURKapolda Bangka Belitung Brigjen Anang Syarif Hidayat saat pemberian penghargaan di Mapolda, Senin (10/2/2020).

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Sebanyak 14 personel Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung menerima penghargaan atas keberhasilan menangkap pelaku penyelundupan minuman keras.

Piagam tanda penghargaan diserahkan Kapolda Kepulauan Bangka Belitung Brigjen Anang Syarif Hidayat aaat apel pasukan di Mapolda, Senin (10/2/2020) pagi.

"Mereka telah bekerja melebihi tugas. Penangkapan itu sangat berisiko dan sebuah preatasi yang patut diapresiasi," kata Anang seusai kegiatan apel.

Baca juga: Pesta Miras Oplosan Perayaan Ultah Berujung Maut, 4 Orang Tewas, 5 Kritis

Menurut Anang, pihaknya juga telah mengevaluasi operasi penangkapan yang melibatkan delapan tersangka di perairan Bangka Selatan, beberapa hari lalu.

Salah satunya terkait kemampuan kapal patroli yang masih di bawah kecepatan kapal penyelundup.

Baca juga: Berusaha Kabur, Kapal Bermuatan 12.000 Botol Miras Diberondong Tembakan dari Helikopter

"Kapal kita baru 40 knot, sementara kapal penyelundup bisa 60 knot," kata Anang.

Namun demikian, kata Anang, operasi penangkapan tetap bisa dilaksanakan dengan kerja sama Mabes Polri yang mengerahkan helikopter lengkap dengan personel dan amunisi.

Baca juga: Kronologi Perampokan Sadis di Desa Cinta Damai, Pemilik Rumah Tewas Diberondong Tembakan 6 Pelaku

"Kalau untuk kapal baru yang lebih cepat, kami serahkan ke Mabes. Karena tentu ada evaluasi dan ini harus ada penganggaran juga," ucap Anang.

Anang menegaskan, kepolisian tetap waspada terhadap kemungkinan daerah Bangka Belitung tidak hanya lokasi transit, tapi juga tujuan barang selundupan.

Baca juga: Penjelasan Kapolda Babel Soal Penangkapan Kapal Bermuatan 12.000 Botol Miras Kerahkan Helikopter

Diberitakan sebelumnya, sebuah kapal cepat tanpa nama dengan muatan 12.000 botol miras dicegat di perairan Bangka Selatan, Selasa (4/2/2020).

Petugas bahkan mengerahkan helikopter untuk mencegat kapal tersebut. 

Miras berbagai merk seperti Chivas dan Vodka itu didatangkan dari Singapura, kemudian diangkut dari kapal ke kapal di Batam.

Selanjutnya hendak dibawa ke daerah Lampung.

Kini seluruh barang bukti dan para tersangka diamankan di Mako Polairud Polda Bangka Belitung.

Baca juga: Dramatis, Tangkap Kapal Bermuatan 12.000 Botol Miras Polisi sampai Kerahkan Helikopter



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X