60 Gempa Susulan Guncang Maluku Tengah, Warga Diminta Tetap Tenang

Kompas.com - 10/02/2020, 05:22 WIB
Sebuah bangunan pabrik kelapa sawit milik PT Nusa Ina di Desa Kobi, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah rusak akibat gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut, Sabtu (8/2/2020) SAHDAN FABANYOSebuah bangunan pabrik kelapa sawit milik PT Nusa Ina di Desa Kobi, Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah rusak akibat gempa berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang wilayah tersebut, Sabtu (8/2/2020)

AMBON, KOMPAS.com - Puluhan gempa susulan mengguncang wilayah Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, pascagempa berkekuaatan magnitudo 5,6 yang terjadi pada Sabtu (8/2/2020).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Ambon mencatat sebanyak 60 gempa terjadi hingga Minggu (9/2/2020) malam.

“Sampai pukul 21.00 WIT malam ini sudah 60 kali gempa susulan terjadi,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Ambon, Andi Azhar Rusdin saat dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (9/2/2020).

Baca juga: BPBD: 5 Rumah Rusak Akibat Gempa di Maluku Tengah

Gempa susulan paling kuat tercatat dengan magnitudo 5,0. Masyarakat hanya merasakan sekitar 10 dari 60 gempa susulan tersebut.

Andi menegaskan gempa susulan yang terjadi merupakan hal biasa. 

Ia mengimbau masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah tetap tenang dan waspada. Masyarakat diminta menghindari bangunan yang rentan roboh saat gempa terjadi.

"Warga harus tetap tenang tapi juga waspada, kalau ada getaran gempa dirasakan hindari bangunan yang mudah roboh,” kata Andi.

Sahdan Fabanyo, warga Kobisonta, Kecamatan Seram Utara, mengatakan masyarakat masih waspada karena gempa susulan yang terus terjadi.

“Tadi malam itu kita tidak tidur di rumah karena gempa terus dirasakan,” katanya.

Baca juga: BMKG: Bogor, Depok, Bekasi Diprediksi Hujan Siang hingga Sore

Sebelumnya, gempa bermagnitudo 5,6 mengguncang kabupaten Maluku tengah pada Sabtu sore. Gempa tersebut merusak lima rumah warga, fasilitas air bersih, dan sebuah bangunan kelapa sawit milik PT Nusa Ina. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

94 Pasien Positif di Kalbar Sembuh, Kabupaten Landak Catatkan Nol Kasus Corona

94 Pasien Positif di Kalbar Sembuh, Kabupaten Landak Catatkan Nol Kasus Corona

Regional
Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Diduga Salah Paham, Keluarga Pasien Corona Aniaya Petugas Medis

Regional
Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Gara-gara Cinta Gadis 17 Tahun, 3 Anggota TNI Keroyok Pelajar SMA, Begini Ceritanya

Regional
Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Viral Video Warga Pukuli Tenaga Medis karena Tak Bisa Ikuti Rapid Test, Ini Kronologinya

Regional
321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

321 WNI Tahanan di Malaysia Dipulangkan Melalui Pelabuhan Nunukan

Regional
Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani 'Rapid Test'

Satu Pemasok Ikan Positif Covid-19, Pedagang Ikan Pasar Kranggan Yogya Jalani "Rapid Test"

Regional
Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Tersangka Kasus Sabu 402 Kilogram Terancam Hukuman Mati

Regional
Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Sebanyak 30.700 Calon Jemaah Haji Jateng Batal Berangkat Ke Tanah Suci

Regional
Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Viral Video Keluarga Mengamuk, Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal

Regional
Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Pantura Jateng Darurat Rob, Ganjar: Bupati/Wali kota Bantu Masyarakat Dulu

Regional
Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X