Dorfin Felix, Narapidana Kasus Narkoba Dipindah ke Nusakambangan

Kompas.com - 08/02/2020, 22:10 WIB
Dorfin Felix, Narapidana kasus 2,4 Kilogram Sabu saat menjadi tahanan Polda NTB (Dok. Kompas.com) FITRI RDorfin Felix, Narapidana kasus 2,4 Kilogram Sabu saat menjadi tahanan Polda NTB (Dok. Kompas.com)

MATARAM, KOMPAS.com - Dorfin Felix, WN Prancis, narapidana kasus narkotika yang divonis 19 tahun penjara, akhirnya dipindahkan dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Mataram, ke Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (8/2/2020) subuh.

"Start dari Mataram pukul 06.00 Wita pagi, sampai Nusakambangan pukul 13.00 siang, dikawal oleh aparat kepolisian hingga ke Nusakambangan," kata Kalapas Mataram Muhammad Susani, saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (8/2/2020).

Pemindahan Dorfin, kata dia, dilakukan setelah hasil asesmen pihak lapas, aparat kepolisian dan Kemenkumham, yang menilai Dorfin adalah tahanan beresiko tinggi.

Baca juga: Lagi, Dorfin Felix Coba Kabur dari Lapas, Jebol Tembok dengan Terali Besi

"Alasan pemindahan Dorfin ini, karena dari hasil asesmen yang bersangkutan kategori tahanan high risk (beresiko tinggi) dan sudah ada surat persetujuan pemindahan ke Nusakambangan dari pusat," ujar dia.

Susanni mengatakan, sebelumnya Dorfin pernah beberapa kali mencoba kabur dati Lapas Mataram, tetapi dapat dicegah, sebelum dirinya resmi menjabat sebagai kalapas di Mataram.

Berdasar catatan Lapas Mataram, Minggu malam 31 September 2019 lalu, narapidana kasus 2,4 kilogram narkoba jenis sabu ini mencoba kabur, namun digagalkan dan ditempatkan di sel isolasi.

Dorfin berusaha menjebol tembok Lapas tempatnya ditahan.

"Setelah percobaan pertama itu, pengawasan terhadap Dorfin lebih ketat, rencana pemindahan sudah lama diusulkan, tapi baru terlaksana hari ini karena ada prosedur yang harus dilalui," ujar Susanni.

Dorfin meninggalkan Lapas Mataram, mengenakan pakaian tahanan berwarna biru dongker, memakai celana pendek selutut berwarna krem, dengan tangan terborgol.

Baca juga: Bantu Dorfin Kabur, Kompol Tuti Divonis 3 Tahun Penjara

Awalnya, Dorfin divonis hukuman seumur hidup, dari tuntutan jaksa 20 tahun penjara.

Dorfin melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Mataram, yang menganulir hukuman seumur hidup menjadi 19 tahun penjara.

Sebelumnya, Dorfin juga pernah kabur dari sel tahanan Polda NTB, 21 Januari 2019 silam dan dibantu oleh Kompol Tuti Maryati, yang telah divonis 3 tahun penjara oleh Majelis Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Mataram, 24 September 2019.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

PN Surabaya Minta PT Antam Bayar 1,1 Ton Emas kepada Budi Said, Begini Duduk Perkaranya

Regional
1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

1.598 Warga Semarang Kedapatan Langgar Aturan PPKM, 115 Unit Usaha Disegel

Regional
Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Prostitusi Online Berkedok Spa di Bandung, Pelaku Beralasan Terdampak Pandemi

Regional
Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Masuk Zona Merah Covid-19, Bupati Ponorogo Segera Terapkan PPKM

Regional
Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Kata Bupati Pati soal Fotonya Tak Kenakan Masker di Acara Pernikahan Viral

Regional
Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Pria yang Buat Status Facebook soal Tabrak Lari Flyover Manahan Minta Maaf

Regional
Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Anak Perempuan yang Tewas Terbungkus di Subang Mengenakan Baju Worms Zone

Regional
Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Ada ASN yang Positif Covid-19, Pemkab Bangkalan Tutup 11 Kantor OPD

Regional
Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Hujan Es dan Puting Beliung Terjadi di Kabupaten Cianjur

Regional
Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Iming-iming Paket Internet, Pria Ini Cabuli Anak Tetangganya yang Berusia 8 Tahun

Regional
Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Pengungsi Korban Gempa Sulbar Mulai Berdatangan ke Makassar

Regional
Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Kronologi Bus Jurusan Magetan-Jakarta Tabrak Warung, Pemilik Tertimpa Etalase

Regional
Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Ambil Paksa Jenazah Pasien Covid-19, 3 Warga Ditetapkan sebagai Tersangka

Regional
Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Sebagian Pengungsi Erupsi Gunung Merapi di Sleman Sudah Pulang

Regional
4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

4 Fakta Mobil Jokowi Terjang Banjir di Kalsel, Tinjau Jembatan Putus dan Sampaikan Duka Cita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X