Kakak-Adik di NTT yang Tak Sekolah karena Bajunya Robek, Tinggal Tanpa Orangtua dalam Gubuk Reyot

Kompas.com - 08/02/2020, 14:54 WIB
Foto : Foto : Jekson Manuain, seorang guru SDN Oelasin saat menyambangi gubuk reyot milik Fernandus dan Yunita, Jumat (31/1/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Foto : Jekson Manuain, seorang guru SDN Oelasin saat menyambangi gubuk reyot milik Fernandus dan Yunita, Jumat (31/1/2020).

ROTE NDAO, KOMPAS.com- Fernandus T Adu (13) dan Yunita Adu (11) murid Sekolah Dasar Negeri (SDN) Oelasin, Desa Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT, harus tinggal di sebuah gubuk reyot tanpa orangtua.

Ayah dan ibu mereka tidak jelas keberadaannya.

Tempat tinggal dua bocah itu hanya beratap dan berdindingkan daun lontar. Rumah mereka hanya berlantai tanah.

Baca juga: Kisah Pilu Kakak-adik di NTT, Tak Bisa Sekolah karena Seragam Robek

Di gubuk reyot itu, keduanya hidup tanpa penerangan listrik. Ketika malam, gubuk itu hanya diterangi satu lampu senter.

Agar bisa beli beras untuk makan, kakak-adik ini harus bekerja di tetangga.

"Setiap hari mereka bantu-bantu di tetangga. Menyayatkan hati memang melihat kondisi mereka ini," ungkap Jekson Manuain, guru SDN Oelasin, kepada Kompas.com saat dihubungi, Sabtu (8/2/2020).

Baca juga: Kronologi Guru Siksa 13 Siswa SMP Minum Air Kotor dan Bau Pesing di NTT

Jekson sudah mengunjungi rumah kedua bocah itu pekan lalu. Kondisi gubuk mereka memang sangat memprihatinkan.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X