Kompas.com - 08/02/2020, 12:25 WIB
Sedikitnya ada 20 Wisatawan Lokal yang membantalkan san melakukan penjadwalan ulang untuk farm trip ke Kabupaten Natuna pasca dijadikannya sebagai lokasi karantina 285 orang dari Wuhan. Di Natuna sendiri memiliki lokasi wisatawan yanv sangat menakjubkan, Sabtu (8/2/2020). KOMPAS.COM/HADI MAULANASedikitnya ada 20 Wisatawan Lokal yang membantalkan san melakukan penjadwalan ulang untuk farm trip ke Kabupaten Natuna pasca dijadikannya sebagai lokasi karantina 285 orang dari Wuhan. Di Natuna sendiri memiliki lokasi wisatawan yanv sangat menakjubkan, Sabtu (8/2/2020).

NATUNA, KOMPAS.com - Meski sampai saat ini Kota Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) tetap aman dan kondusif.

Namun sebagian masyarakat luar Natuna tampaknya masih khawatir dengan wilayah yang memiliki slogan Laut Sakti Rantau Bertuah ini.

Hal ini diketahui dari dibatalkannya atau dilakukannya penjadwalan ulang dari total 20 wisatawan lokal yang hendak berkunjung ke Kabupaten Natuna.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Natuna Hardinansyah membenarkan atas dilajukannya penjadwalan ulang terhadap 20 wisatawan yang hendak melakukan farm trip ke Natuna.

Hardinansyah mengatakan jika tisak ada penjadwalan ulang, 20 wisatawan tersebut dijadwalkan pada tanggal 4 Februari kemarin sudah tiba di Natuna.

Baca juga: Kisah Sedih Calon Pengantin di Natuna, Nyaris Gagal Nikah Gara-gara Lokasi Resepsi Dekat Karantina Virus Corona

"Mungkin mereka masih cemas dengan Natuna, tapi saya pastikan Natuna sampai saat ini aman dan biaa dikunjungi wisatawan baik lokal maupun internasional," kata Hardinansyah di Natuna, Jumat (7/2/2020) sore kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

20 wisatawan yang mengajukan penjadwalan ulang ini terdiri dari beberapa rombongan, hanya saja tour and travelnya meenggunakan Kiki Travel.

Hardinansyah mengaku tidak bisa memaksakan agar 20 orang tersebut tidak mengajukan penjadwalan ulang ke Natuna, namun demikian dirinya tetap berusaha menjelaskan dan menerangkan kepada 20 wisatawan tersebut bahwa saat ini Natuna aman untuk dikunjungi meski saat ini dijadikan lokasi karantina 285 orang.

Baca juga: Begini Keadaan Posko Kesehatan Warga Natuna Dekat Lokasi Karantina, Ada Psikiater dan Ruang Perawatan

Rombongan Dokter Farm Trip ke Natuna

Meski ada 20 wisatawan lokal yang melakukan penjadwalan ulang untuk farm trip ke Natuna, namun hal itu tidak berlaku untuk rombongan dokter se Indonesia yang memilih untuk tetap berkunjung ke Natuna.

"Tapi alhamdulillah, ada 15 orang yang merupakan dokter semuanya yang tetap berkunjung ke Natuna dan farm trip ke Natuna," ungkap Hardinansyah.

Bahkan rombongan dokter ini telah tiba Jumat (7/2/2020) siang kemarin dan akan berada di Natuna selama empat hari tiga malam.

Rombongan ini juga merupakan wisatawan pertama ke Natuna setelah jadwal farm trip ditutup pasca musim utara yang melanda Kabupaten Natuna.

"Ini wisatawan pertama diawal tahun 2020, karena jadwal farm trip Natuna dimulai mwmang setiap awal Februari, sebab Januari masih masuk musim utara, dimana tinggi gelombang dan tiupan angin yang cukup ekstrim sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan farm trip ke sejumlah lokasi wisata di Kabupaten Natuna," jelasnya.

Baca juga: Natuna, Sangihe Talaud, dan Morotai Jadi Opsi Pulau Isolasi Penyakit Menular

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X