Gubernur Kaltim Klarifikasi Pernyataannya soal Hentikan Pembangunan Ibu Kota Baru

Kompas.com - 08/02/2020, 08:18 WIB
Gubernur Kaltim Isran Noor saat memberi sambutan dalam dialog ibu kota negara di Balikpapan, Rabu (21/8/2019). KOMPAS.com/ZAKARIAS DEMON DATONGubernur Kaltim Isran Noor saat memberi sambutan dalam dialog ibu kota negara di Balikpapan, Rabu (21/8/2019).

SAMARINDA, KOMPAS.com - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengklarifikasi maksud pernyataannya akan menghentikan pembangunan ibu kota negara jika merusak hutan.

Menurut Isran, penjelasan itu adalah jawaban atas kekhawatiran sebagian kecil masyarakat soal pemindahan ibu kota negara akan merusak lingkungan.

Isran memastikan pembangunan ibu kota negara tak akan merusak hutan.

“Kami mendukung pembangunan ibu kota negara yang berkelanjutan di Provinsi Kalimantan Timur," demikian Isran Noor melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (7/2/2020).

Baca juga: Gubernur Kaltim: Lebih Baik Tak Ada Ibu Kota Negara jika Rusak Hutan

Isran menegaskan semua pemangku kepentingan sudah mendukung rencana pemindahan ibu kota negara ke Kaltim. Jadi, tidak ada sedikit pun yang merisaukannya.

Sebelumnya, Isran Noor mengatakan, akan menghentikan pembangunan ibu kota negara jika merusak hutan.

Komitmen tersebut dia sampaikan saat pertemuan bersama Climate and Land Use Alliance (CLUA) di Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin (3/2/2020).

"Saya akan hentikan sendiri kalau merusak hutan," ungkap Isran saat ditemui usai pertemuan di kantor Gubernur, Senin.

Baca juga: Ibu Kota Negara Pindah, Ini Komitmen Pemprov Kaltim untuk Jaga Lingkungan

Isran menegaskan, menjaga lingkungan adalah hal penting untuk keberlangsungan ruang hidup masyarakat Kaltim.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Gubernur Kepri Positif Corona, Sudah 739 Warga Tanjungpinang Jalani Swab

Regional
Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Layanan Jenguk Ditutup, RSUD 45 Dinyatakan Klaster Baru Covid-19

Regional
25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

25 Karyawan Perusahaan di Pesisir Barat Lampung Positif Covid-19

Regional
Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Laporkan Jerinx SID ke Polisi, IDI Bali: Organisasi Kami Merasa Terhina

Regional
Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Utamakan Keselamatan Anak, Pemkot Serang Perpanjang Belajar Online

Regional
Korsleting Listrik, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Korsleting Listrik, Ruang Operasi RS Bethesda Lempuyangwangi Yogyakarta Terbakar

Regional
Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Detik-detik Seorang Ibu Melahirkan di Atas Mobil Patroli Polisi Tanpa Bantuan Medis

Regional
Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Petani Pembakar Lahan Ditangkap, Walhi Minta Jangan Langsung Dipenjara

Regional
Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Hindari Kecurangan, Pembagian Daging Kurban Pakai Barcode

Regional
Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Polisi: Bos Arisan HA Dilaporkan Atas Dugaan Tindak Pidana dan Pelanggaran UU Perbankan

Regional
Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Citilink Pastikan Penumpang Pesawat Surabaya-Pontianak Memenuhi Syarat Terbang

Regional
Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Unair: Keluarga Terduga Pelaku Fetish Kain Jarik Menyesalkan Perbuatan Anaknya

Regional
2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

2 Bocah Kakak Beradik Hilang di Hutan, Tim SAR: Ada Jejak Kaki Anak-anak

Regional
18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

18 Nakes dan 1 Petugas Kebersihan RSUD 45 Kuningan Positif Covid-19

Regional
Tak Terima Disebut Kacung WHO, IDI Laporkan Jerinx SID ke Polisi

Tak Terima Disebut Kacung WHO, IDI Laporkan Jerinx SID ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X