Sambil Gendong Bayi 3 Bulan, Tersangka Korupsi Dana PNPM Diserahkan ke Kejaksaan

Kompas.com - 08/02/2020, 08:07 WIB
MU tersangka tindak pidana korupsi dana PNPM Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir Sumatera Selatan diserahkan ke Kejaksaan Ogan Ilir oleh petugas Unit Tipikor Satreskrim Polres Ogan Ilir. KOMPAS.com/AMRIZA NURSATRIA HUTAGALUNGMU tersangka tindak pidana korupsi dana PNPM Kecamatan Tanjung Raja Ogan Ilir Sumatera Selatan diserahkan ke Kejaksaan Ogan Ilir oleh petugas Unit Tipikor Satreskrim Polres Ogan Ilir.

INDRALAYA, KOMPAS.com - MU, tersangka kasus korupsi penyimpangan dana Simpan Pinjam Perempuan (SPP) di Unit Pengelola Kegiatan (UPK) PNPM di Kecamatan Tanjung Raja tahun 2014, diserahkan ke Kejaksaan Negeri Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Kamis (6/2/2020).

Ia diserahkan ke Kejaksaan disertai sejumlah barang bukti. 

Ironisnya saat diserahkan ke kejaksaan MU membawa bayinya yang baru berusia tiga bulan.

Dalam kasus ini, satu orang tersangka lain masuk daftar pencarian orang (DPO) atau buron karena tidak berada di tempat.

Sebelumnya, MU ditetapkan tersangka oleh Unit Tipikor Satreskrim Polres Ogan Ilir karena diduga melakukan tindak pidana korupsi dana Simpan Pinjam Perempuan di Unit Pengelola Kegiatan PNPM Kecamatan Tanjung Raja tahun 2014 lalu.

Baca juga: Camat Laporkan Pemalsuan Tanda Tangan oleh Fasilitator Bantuan PNPM

Korupsi uang angsuran warga

Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Ogan Ilir Benny Wijaya mengatakan, modus yang dilakukan MU adalah dengan tidak menyetorkan uang angsuran warga ke Unit Pengelola Kegiatan Tanjung Raja.

“Total uang yang  tidak disetorkan oleh MU dan 1 orang lainnya yang masih  buron sebesar sekitar Rp 205 juta,” kata Benny

MU diketahui pernah mengembalikan uang yang dia korupsi sebesar Rp 50 juta saat proses penyidikan.

"Iya MU pernah mengembalikan uang sebesar Rp 50 juta saat kasus itu sudah masuk penyidikan,” jelas Benny. 

Baca juga: Reka Ulang Kasus Begal Sadis di Ogan Ilir, Incar Korban di Kebun Sawit, Tega Tusuk hingga Tewas

Nasib anak MU

Benny menambahkan, karena tersangka MU memiliki seorang bayi yang baru berusia 3 bulan, ia akan berkonsultasi dengan pimpinan terkait apakah tersangka MU perlu dilakukan penahanan atau tidak.

"Saya akan berkonsultasi dengan pimpinan apakah MU perlu ditahan atau bagaimana sebab ia memiliki bayi yang berusia tiga bulan lebih,” terangnya

Kasat Rekrim Polres Ogan Ilir AKP Malik Fahrin membenarkan pihaknya telah menyerahkan seorang tersangka koruspi dana PNPM tahu 2014 ke kejaksaan.

"Iya sudah kita sudah melaksanakan kegiatan tahap 2 atau penyerahan tanggung jawab tersangka dan barang bukti terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana PNPM 2014 Kecamatan Tanjung Raja ke kejaksaan Ogan Ilir,” kata Malik

Malik menambahkan, masih ada satu tersangka lain dari kasus tersebut yang masih dicari keberadaanya yang kabarnya ada di luar negeri. 

Baca juga: Tersangka Korupsi Jadi Whistleblower, DPRD Jember Berikan Perlindungan

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Penyebab Listrik Padam di Batam dan Bintan

Regional
Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Jalan Pantura Semarang Diterjang Banjir Rob, Motor Mogok dan Bahayakan Pengendara

Regional
Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Sambut “New Normal”, Dompet Dhuafa Pasang Tempat Cuci Tangan di Fasilitas Umum

Regional
New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

New Normal Masih Cukup Berat, PSBB Kabupaten Bogor Diperpanjang

Regional
Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Diduga Positif Covid-19, Dokter RSUD Kardinah Kota Tegal Meninggal

Regional
Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Kapolsek Nyaris Jadi Korban Penipuan Saat Ambil Uang di ATM

Regional
Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Dalam 2 Hari Wanita Ini Kehilangan Ayah, Ibu, dan Kakak, Salah Satu Terjangkit Covid-19

Regional
Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Tak Ada Merah Tua dan Hitam, Pemkot Surabaya: Protokol BNPB Hanya Ada 4 Warna

Regional
Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Terapkan Physical Distancing, Lampu Merah di Kota Ini Diatur ala Starting Grid MotoGP

Regional
Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Lalai Saat Ambil Sampel Swab, Tenaga Analis Labkes Batam Terpapar Corona

Regional
Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Suami Pamit Pulang Kampung Lalu Hilang Tanpa Kabar, Istri Hamil Bergantung Hidup pada Tetangga

Regional
Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Istana Maimun Segera Dibuka untuk Wisatawan

Regional
Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Update Covid-19 Maluku: Tambah 16 Kasus Positif, Berasal dari Ambon dan Seram Bagian Timur

Regional
Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Ibu Hamil Meninggal karena Covid-19, Disusul Ayah dan Ibu Berstatus PDP

Regional
Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Hemat Anggaran, 130 Tenaga Medis RS Rujukan Covid-19 Sumut Pindah dari Hotel ke Wisma Atlet

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X