Kompas.com - 07/02/2020, 20:06 WIB
Ilustrasi Kapal tanker Thinkstock/Getty Images/Stewart SuttonIlustrasi Kapal tanker

AMBON, KOMPAS.com - Lima kasus kecelakaan laut terjadi di sejumlah perairan Maluku dalam dua pekan terakhir.

Dari lima kasus kecelakaan laut yang terjadi di perairan Maluku, tercatat kecelakaan yang menimpa Kapal Panji Saputra yang hilang di peraiaran Maluku Tenggara dan sebuah longboat yang hilang di peraiaran Pulau Buru hingga kini belum ditemukan.

Khusus untuk Kapal Panji Saputra, tim SAR secara resmi telah menutup operasi pencarian terhadap kapal yang mengangkut lima orang penumpang tersebut.

Sedangkan untuk longboat yang hilang di perairan Laut Buru, masih terus dicari.

Baca juga: Longboat Bermuatan Besi Hilang di Perairan Pulau Buru, Maluku

 

Saat ini, operasi pencarian terhadap longboat yang mengangkut besi yang dikemudikan Sukri Babula, memasuki hari keenam.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain dua kasus itu, kecelakaan speedboat yang menyebabkan seorang penumpang terjatuh dan hilang di peraiaran laut Pulau Haruku, Maluku Tengah, juga belum ditemukan.

Dalam kasus ini, rim SAR telah menutup operasi pencarian.

Dua kasus kecelakaan lain yakni bocornya kapal pengangkut BBM, MT Adriana di peraiaran Pulau Buru dan hilangnya kapal ikan Aru Permai di peraiaran, Namrole Buru Selatan.

Dalam dua kasus kecelakaan ini, seluruh ABK kapal ditemukan selamat.

Kepala Basarnas Ambon, Muslimin mengatakan, serangkaian kecelakaan laut yang terjadi di sejumlah peraiaran Maluku itu lebih disebabkan oleh faktor cuaca.

“Penyebab utama dari sejumlah musibah di laut Maluku itu karena factor cuaca laut yang buruk,” kata Muslimin, kepada Kompas.com, Jumat (7/2/2020).

Selain faktor cuaca buruk, Muslimin menyebut kelalaian pemilik kapal juga menjadi salah satu faktor sering terjadinya kecelakaan laut di Maluku.

Dia menyebut, kapal–kapal yang sering mengalami kecelakaan di laut Maluku umumnya tidak layak berlayar.

"Jadi, selain cuaca buruk, itu kapal-kapal yang tenggelam maupun hilang di laut juga tidak layak berlayar, misalnya mesinya sering rewel, over kapasitas, kapalnya sudah tua dan macam-macam, jadi ini bagian dari kelalaian,” ungkap dia.

Senada dengan Muslimin, Kepala Seksi Keselamatan Berlayar KSOP Ambon Kelas I Ambon, Jonly A Pentury mengatakan, penyebab kecelakaan laut di Maluku kerap dilatarbelakangi oleh cuaca buruk mapun human error.

Baca juga: KM Panji Saputra Belum Ditemukan, Ini Langkah Basarnas

“Mungkin juga karena post major, itu yang di luar perkiraan, kita boleh percaya atau tidak tapi ada kehendak Tuhan di situ,” sebut dia.

Pihaknya selama ini selalu intens melakukan pengawasan keselamatan terhadap pelayaran kapal-kapal di Maluku.

Namun, diakuinya, ada kapal yang juga melanggar aturan keselamatan meski kapalnya tidak layak berlayar.

Saat cuaca laut memburuk, pihaknya juga kerap mengeluarkan peringatan dan larangan berlayar bagi kapal-kapal yang dianggap tidak layak berlayar.

“Kami sudah terapkan, tapi orang (pemilik kapal) masih tetap mau melanggar, itu masalahnya,” sebut dia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

100 Hari Kerja Walkot Bobby Fokus Atasi Sampah, Walhi: Ini Langkah Tepat

Regional
Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Kejar Medali Emas, Provinsi Papua Kirim 14 Atlet Sepak Takraw ke PON XX 2021

Regional
Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Wabup Luwu Utara Resmikan Program Air Bersih untuk 60 KK di Desa Pombakka, Malangke Barat

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Tinjau Vaksinasi di Tanjung Emas, Walkot Hendi Pastikan Vaksin Covid-19 Aman Digunakan

Regional
Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Kejari Semarang Bantu Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar, Pemkot Berikan Apresiasi

Regional
Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Penanganan Covid-19 di Kota Medan Dinilai Sudah “On the Track”, Pengamat Kesehatan Puji Kinerja Bobby

Regional
Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Ada 499 Pasien Covid-19 dari Luar Semarang, Walkot Hendi Siapkan Hotel untuk Karantina

Regional
Apresiasi Penanganan Covid-19  di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Apresiasi Penanganan Covid-19 di Luwu Utara, Kapolda Sulsel: Protokol Kesehatan Jangan Kendor

Regional
Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Bupati IDP Harap Kedatangan Pangdam XIV Hasanuddin dan Rombongan Bisa Bantu Pulihkan Luwu Utara

Regional
Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi 'Drive Thru'

Antisipasi Kerumunan, Wali Kota Hendi Batasi Kuota Vaksinasi "Drive Thru"

Regional
Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Pemkab Luwu Utara Genjot Pembangunan 1.005 Huntap Bagi Korban Banjir Bandang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X