Banyak Warga Natuna Tak Kenakan Masker, PMI Bagikan 20.000 Masker

Kompas.com - 07/02/2020, 08:12 WIB
Aktivitas di Natuna kembali normal. Terlihat warga tidak ada yang mengenakan masker, Kamis (6/2/2020). KOMPAS.COM/HADI MAULANAAktivitas di Natuna kembali normal. Terlihat warga tidak ada yang mengenakan masker, Kamis (6/2/2020).

NATUNA, KOMPAS.com - Palang Merah Indonesia ( PMI) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) ikut mendukung misi kemanusiaan terhadap 285 orang yang dikarantina yang terdiri dari 238 WNI, lima orang tim Kemenlu, 18 orang kru Batik Air dan 24 orang tim penjemput.

Hal ini dilakukan dengan dilakukannya pemberian masker secara gratis yang telah dikirim oleh PMI Pusat sebanyak 20.000 lembar.

Ketua PMI Kabupaten Natuna yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti mengatakan masker ini tiba kemarin dan langsung diedarkan ke lingkungan masyarakat.

"Kemarin telah tiba masker sebanyak 20.000 dan langsung kami salurkan ke masyarakat Natuna sebagai antisipasi dan menjaga kesehatan masyarakat," kata Ngesti, Kamis (6/2/2020) petang kemarin.

Baca juga: Mahfud MD: Natuna Sehat, Banyak Warga yang Tidak Kenakan Masker

Distribusi masker sempat terhambat

Ngesti juga menyampaikan bahwa setelah mendapat kepastian WNI diterbangkan ke Natuna, PMI Natuna meminta PMI pusat agar dapat mendistribusikan masker ke Natuna.

Karena hari Minggu tidak ada penerbangan ke Natuna maka pengiriman dilaksanakan hari Senin dengan menggunakan pesawat Sriwijaya namun tertahan di Batam dan harus dikirim memakai penerbangan hari berikutnya.

"Alhamdulillah seluruh masyarakat Natuna sudah mebgenakan masker," jelasnya.

Sementara itu Kepala Markas PMI Natuna, Dede Muhammad Ramli mengatakan tidak saja sebatas pembagian masker, pihaknya juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan untuk masyarakat Natuna yang lokasinya tempat tinggalnya memang dekat dengan lokasi karantina.

Baca juga: Di Bontang, Masker N95 Langka dan Harganya Rp 1,5 Juta per Boks

Pemeriksaan kesehatan warga

Seperti di Desa Kota Tua Penagi dan Ranai yang dipusatkan di pantai Piwang.

"Pemeriksaan ini dilakukan langsung PMI dari Pusat dan diampungi PMI Kabupaten Natuna aerta PMI Prov. Kepri," jelasnya.

Ditanyai mengenai masih banyak masyarakat Natuna yang enggan mengenakan masker, Ngesti mengaku hal itu mungkin masyarakat Natuna merasa Natuna telah aman.

Meski sebelumnya masyarakat melakukan penolakan, namun perlahan masyarakat Natuna mulai paham dan menyadari bahwa 285 yang menjalankan proses karantina dalam kondisi yang sehat.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Barter Tanam Hias dengan Rumah, Hidmat: Dibilang Pencitraan, Padahal Saya Bukan Politikus

Regional
Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Bupati Manggarai Timur Terkonfirmasi Positif Usai Rapid Test Antigen

Regional
DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

DPR RI Soroti Penolakan Digitalisasi Aksara Jawa oleh Lembaga Internet Dunia

Regional
Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di 'Homestay', Diduga Dibunuh

Perempuan di Bali Tewas Tanpa Busana dan Berlumuran Darah di "Homestay", Diduga Dibunuh

Regional
Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Banjir di Tanah Laut Kalsel Sebabkan Tanah Longsor, 5 Tewas

Regional
Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Bangunan Pondok Pesantren di Cianjur Ambruk, 11 Santri Terluka

Regional
Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Hujan Deras, Lereng Gunung Longsor, 6 Orang di Tanah Laut Ditemukan Tewas Tertimbun

Regional
Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Cerita PNS Diturunkan Pangkatnya Selama 3 Tahun, Bermula Ketahuan Mabuk Ditemani LC

Regional
Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Dalam 6 Jam, Gunung Merapi Keluarkan 36 kali Guguran Lava Pijar

Regional
Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Rumah Terendam Banjir, Bayi Berusia Sehari Dievakusi Gunakan Perahu, Ibu: Tidak Bisa Lagi Bertahan

Regional
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Korban Longsor Manado, Evakuasi dengan Cara Manual

Regional
Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Barter Rumah Rp 500 Juta dengan Tanaman Hias, Pengusaha di Garut Ngaku Dinyiyiri Netizen

Regional
Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Pakai Seragam Dinas, Oknum PNS di Pati Mabuk di Tempat Karaoke yang Nekat Buka Saat PPKM

Regional
Oknum PNS Pati Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Ini Kata Bupati

Oknum PNS Pati Mabuk di Tempat Karaoke Saat PPKM, Ini Kata Bupati

Regional
5 Fakta Gunung Semeru Meletus, Hujan Abu hingga Potensi Banjir Lahar Dingin

5 Fakta Gunung Semeru Meletus, Hujan Abu hingga Potensi Banjir Lahar Dingin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X