Pegawai Honorer "Nyambi" Jual Sabu, Tertangkap Saat Tunggu Pembeli

Kompas.com - 07/02/2020, 06:22 WIB
BKR alias Kepin menundukkan kepala setelah ditangkap Satres Narkoba Polres Tanjung Balai pada Sabtu (1/2/2020). BKR alias Kepin adalah seorang oknum pegawai honorer yang ditangkap karena kepemilikan narkotika jenis sabu. Dok. Polres Tanjung BalaiBKR alias Kepin menundukkan kepala setelah ditangkap Satres Narkoba Polres Tanjung Balai pada Sabtu (1/2/2020). BKR alias Kepin adalah seorang oknum pegawai honorer yang ditangkap karena kepemilikan narkotika jenis sabu.

MEDAN, KOMPAS.com - Satuan Resese Narkoba Polres Tanjung Balai menangkap seorang pria Jalan RA Kartini Kelurahan Pahang Kecamatan Datuk Bandar Kota Tanjung Balai pada Sabtu (1/2/2020) sekitar pukul 22.27 wib karena kepemilikan narkotika jenis sabu.

Kapolres Tanjung Balai, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, pria tersebut berinisial BKR (25) alias Kepin, warga Kelurahan Pantai Burung Kecamatan Tanjung Balai Selatan.

Kepin merupakan seorang pegawai honorer.

"Kepin ini profesinya sebagai pegawai honorer," Kata Putu, Kamis (6/2/2020). 

"Dia ditangkap dengan barang buktinya 1 bungkus plastik klip transparan diduga sabu dengan berat kotor 0,55 gram, 1 unit hp dan uang tunai Rp 75.000." 

Baca juga: Kenekatan Heli Aprilia, Rela Tinggalkan Anak dan Suami Demi Pacar yang Bandar Narkoba

Ditangkap atas informasi warga

Dijelaskannya, penangkapan Kepin berdasarkan informasi masyarakat yang mengatakan di Jalan RA Kartini sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu.

Atas informasi tersebut, lanjut Putu, Unit  Reskrim Polsek Datuk Bandar melakukan penyelidikan.

Setelah dilakukan penyelidikan dan hasil lidik maka personil mendatangi TKP dan melihat satu orang laki-laki sedang berdiri di pinggir jalan menunggu pembeli narkotika jenis sabu.

Petugas yang tiba di lokasi langsung menangkap Kepin.

"Saat ditangkap, tersangka membuang sesuatu bungkusan dengan tangan kirinya," kata Putu. 

Baca juga: Mantan Kades Jual Sabu, Mengaku untuk Biaya Nyalon

Akui perbuatan

"Setelah dicek petugas ternyata bungkusan tersebut adalah 1 bungkus plastik klip transparan berisi sabu," lanjutnya.

Dia menambahkan, setelah penangkapan itu, pihaknya langsung menginterogasi tersangka.

Hasilnya, tersangka tidak membantahnya dan mengakui barang tersebut adalah miliknya.

"Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor guna pemeriksaan lebih lanjut," katanya.  

Baca juga: Kronologi Pengungkapan Peredaran Narkoba di Medan, Pelaku Bawa Sabu dengan Becak Motor



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

4 Pria Tertangkap Bawa Sabu 6 Kg, Pelaku Diupah Rp 180 Juta

Regional
'Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan'

"Warga Terdaftar Sebagai Penerima tapi Tidak Mendapat Bantuan"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

[POPULER NUSANTARA] Bahar bin Smith Jadi Tersangka | Bocah Balita Kerap Minta Maaf karena Trauma

Regional
Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Mereka yang Merawat Ikrar Sumpah Pemuda di Maluku, Kalbar, dan Sumbar

Regional
Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Tak Terima Dinyatakan Positif Covid-19, IRT Gugat Gugus Tugas dan RS ke Pengadilan

Regional
Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Tidak Kena Tilang, Belasan Pelanggar Lalu Lintas Disuruh Shalat Gaib di Pinggir Jalan

Regional
Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Muridnya Menikah Dini, Guru: Sedih Saat Mendengar Siswi Saya Keguguran, KDRT, dan Bercerai

Regional
Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Sejumlah Pegawai Setda Positif Covid-19, Kantor Bupati Garut Ditutup Sepekan

Regional
Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Cerita Yaidah Kesulitan Urus Akta Kematian Putranya di Pemkot Surabaya hingga Harus ke Jakarta

Regional
Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Jadi Arena Balapan Truk, Lokasi Wisata Pantai Cemara Tuban Ditutup

Regional
'Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur'

"Kalau Mau Kriminalisasi Langsung Saja, Enggak Usah Berbelit-belit Pakai Prosedur Ngawur"

Regional
Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Siswa yang Nikah Dini di Lombok Tengah Didenda Membayar Sejumlah Uang ke Sekolah, Ini Alasannya

Regional
Detik-detik Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Pria Selingkuhannya di Kamar Hotel

Detik-detik Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Pria Selingkuhannya di Kamar Hotel

Regional
Kuasa Hukum Bahar bin Smith: Ini Bukan Upaya Pembungkaman Lagi, tapi Kriminalisasi

Kuasa Hukum Bahar bin Smith: Ini Bukan Upaya Pembungkaman Lagi, tapi Kriminalisasi

Regional
Erupsi Merapi 10 Tahun Lalu, Pandu Kenang Saat Terobos Hujan Abu untuk Antarkan Oksigen

Erupsi Merapi 10 Tahun Lalu, Pandu Kenang Saat Terobos Hujan Abu untuk Antarkan Oksigen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X