Kisah Pilu Kakak-adik di NTT, Tak Bisa Sekolah karena Seragam Robek

Kompas.com - 07/02/2020, 05:40 WIB
Foto : Jekson Manuain, seorang guru SDN Oelasin saat menyambangi gubuk reyot milik Fernandus dan Yunita, Jumat (31/1/2020). KOMPAS.COM/NANSIANUS TARISFoto : Jekson Manuain, seorang guru SDN Oelasin saat menyambangi gubuk reyot milik Fernandus dan Yunita, Jumat (31/1/2020).

ROTE NDAO, KOMPAS.com - Jekson Mauain, seorang guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Oelasin, Kecamatan Rote Barat Daya, Kabupaten Rote Ndao, NTT, sangat sedih melihat kondisi dua siswanya, Fernandus T Adu (13) dan Yunita T Adu (11).

Fernandus dan Yunita merupakan kakak-adik yang bersekolah di SDN Oelasin. Tapi, sekitar seminggu lebih Fernandus dan adiknya libur tanpa keterangan.

Baca juga: Kronologi Guru Siksa 13 Siswa SMP Minum Air Kotor dan Bau Pesing di NTT

Jekson yang merupakan wali kelas Fernandus, berinisiatif mencari tahu alasan muridnya tak bersekolah. Sang guru mengunjungi rumah Fernandus dan Yunita. 

"Ternyata, saat tiba di rumah Fernandus, kondisi mereka memang sangat memilukan hati," kata Jekson saat dihubungi Kompascom, Kamis (6/2/2020).

Kakak-adik itu tinggal di gubuk reyot. Mereka tinggal tanpa kedua orang tua.

"Sungguh memprihatinkan memang," ujar Jekson.

Jekson pun mencari tahu alasan kakak-adik itu tak masuk sekolah. Fernandus, kata dia, mengaku seragam mereka robek sehingga tak bisa digunakan lagi.

Mereka juga tak memiliki sabun untuk mandi atau cuci muka.

Sang guru pun membelikan seragam baru untuk dua muridnya. Jekson mengingatkan Fernandus dan Yunita agar terus bersemangat menuntut ilmu.

Baca juga: Siswa SMP Tewas Berkelahi dengan Teman, Kepsek: Kami Dapati Tubuhnya Sudah Dingin

Ia berharap Fernandus dan Yuanita kembali bersekolah seperti biasa. Sehingga, masa depan kakak-adik itu bisa lebih cerah.

"Minggu ini Fernandus dan Yunita sudah kembali bersekolah. Keduanya bisa belajar lagi di sekolah," kata Jekson. 

UPDATE : Kompas.com menggalang dana untuk membantu kisah kakak adik ini. Sumbangkan rezeki Anda, untuk mereka dengan cara klik sini untuk donasi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

8 Hari Jalani Karantina Mandiri, Wagub NTT Dinyatakan Negatif Corona

Regional
Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Janji Dinikahi dan Diberi Ponsel, 2 Remaja Diduga Disetubuhi Mantan Satpam Sekolah

Regional
Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Utas Viral WNA Ajak Turis Asing ke Bali Saat Pandemi, Imigrasi Tak Temukan Data Kristen Gray

Regional
Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Jalan Menuju Balai Benih Ikan di Belitung Timur Putus Diterjang Banjir

Regional
Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Berstatus Penyintas, Bupati Karawang Tak Masuk Daftar Disuntik Vaksin Covid-19

Regional
Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Bunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang, Agus Mengaku Kesal Korban Persingkat Waktu Kencan

Regional
Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Dihadang Longsor hingga Jalan Kaki ke Desa Terisolir, Ini Perjuangan Relawan Gempa Sulbar

Regional
Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Terdampak Gempa Sulbar, 50 Perantau Minang Tinggal di Pengungsian

Regional
Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Belasan Rumah dan Mushala Terancam Bencana Tanah Bergerak di Purworejo

Regional
Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Pengungsi Banjir Banjarmasin Butuh Popok, Susu Bayi, dan Obat-obatan

Regional
Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Berkas Perkara Kasus Penembakan Mobil Alphard Dilimpahkan ke Kejari Solo

Regional
Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Seorang Pejabat Pemkab Jombang Meninggal karena Covid-19, Diduga Punya Penyakit Penyerta

Regional
12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

12 Hari Buron, Pembunuh Wanita di Kamar Hotel di Palembang Tertangkap

Regional
Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Unik dan Menarik, Alasan Syaiful Gunakan Tanda Tangan Berlambang Konoha di KTP

Regional
Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Longsor di Km 31 Gunung Salak Aceh Utara, Akses ke Bener Meriah Putus, Kendaraan Antre Belasan Km

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X