Jokowi: Ibu Fatmawati Bukan Hanya Ibunya Warga Bengkulu, tapi Seluruh Rakyat Indonesia

Kompas.com - 06/02/2020, 14:25 WIB
Presiden Joko Widodo dan Guruh Soekarno Putra saat tiba di Bengkulu KOMPAS.COM/FIRMANSYAHPresiden Joko Widodo dan Guruh Soekarno Putra saat tiba di Bengkulu

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Monumen Ibu Agung Fatmawati Soekarno, ibu negara pertama Republik Indonesia (RI), di Simpang Lima Ratu Samban, Kota Bengkulu, Rabu (5/2/2020) siang.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mendorong semua warga untuk meneladani perjuangan Fatmawati.

"Ibu Fatmawati bukan hanya ibunya warga Bengkulu, tetapi ibunya seluruh rakyat Indonesia. Beliau selamanya akan dikenang karena visi dan pandangan beliau jauh ke depan. Atas jasa beliau bangsa Indonesia memiliki bendera pusaka merah putih yang dijahit dengan tangan beliau sendiri," katanya.

Baca juga: Ratusan Perempuan Berpakaian ala Fatmawati Sambut Kedatangan Jokowi

Dikutip dari Antara, Jokowi mengatakan, sebagai ibu negara, Fatmawati selalu mendukung perjuangan Presiden Soekarno, memotivasi Bung Karno dalam memperjuangkan kemerdekaan di tengah keterbatasan pada masa penjajahan.

Monumen Fatmawati, menurut Jokowi, merupakan bukti penghormatan bangsa Indonesia terhadap perjuangan Fatmawati Soekarno.

"Menginggatkan kita semua anak-anak bangsa sebagai generasi bangsa penerus bangsa untuk meneladani sikap kenegarawanan Ibu Fatmawati, memotivasi bangkitnya sikap-sikap kepahlawanan, rela berkorban untuk kemajuan dan kesejateraan bangsa," katanya.

Baca juga: Warga Bengkulu Sambut Presiden, Teriakan I Love You hingga Jokowi Bagi-bagi Buku

Jokowi menambahkan, ia meminta warga Provinsi Bengkulu untuk merawat dan menjaga patung Monumen Fatmawati tersebut.

Dalam peresmian Monumen Fatmawati tersebut, Presiden Jokowi didampingi Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

(Penulis : Kontributor Bengkulu, Firmansyah | Editor : Farid Assifa)/Antaranews.com



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X