Kompas.com - 06/02/2020, 13:08 WIB
Gerbang Tol Penompo dari ruas Krian-Mojokerto hanya dilintasi beberapa kendaraan pada Selasa (28/6/2016). Hilda B Alexander/Kompas.comGerbang Tol Penompo dari ruas Krian-Mojokerto hanya dilintasi beberapa kendaraan pada Selasa (28/6/2016).

MOJOKERTO, KOMPAS.com - Sebanyak 38 pengguna jalan Tol Surabaya - Mojokerto (SUMO) mendapatkan teguran dan tilang, karena melanggar batas kecepatan.

Kepala Satuan Patroli Jalan Ray (PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur Kompol Dwi Sumarahadi mengatakan, 38 pelanggar batas kecepatan terjaring dalam operasi yang digelar pada Rabu (5/2/2020).

Menurut Dwi, Unit PJR  Jatim III Satuan PJR Polda Jawa Timur menggelar operasi Over Speed Law Enforcement (OSLE) di Gerbang Tol Warugunung, mulai pukul 09.00 hingga 11.15 WIB.

Baca juga: Jangan Berada di Lajur Kanan Tol kalau Baru Bisa Nyetir

Dari operasi yang bertujuan untuk menekan angka kecelakaan di jalan tol tersebut, petugas memberikan sanksi kepada 38 pengguna jalan tol karena melanggar batas kecepatan.

Adapun, batas kecepatan kendaraan melaju di jalan tol  adalah minimal 60 kilometer per jam dan maksimal 100 kilometer per jam.

Namun, berdasarkan pantauan petugas dengan alat deteksi khusus, banyak pengguna jalan tol yang memacu kendaraannya di atas 100 kilometer per jam.

"Ada 55 pelanggaran yang kami tindak dan yang kami beri tindakan tegas karena pelanggaran ambang batas kecepatan, jumlahnya 38," kata Dwi kepada Kompas.com, Rabu.

Baca juga: Ini Informasi Terbaru Terkait Sistem ETLE untuk Pengendara Motor

Melalui keterangan tertulis, Dwi merinci jenis dan jumlah pelanggaran yang dilakukan para pengendara jalan Tol Surabaya - Mojokerto.   

Pelanggaran tersebut yakni, 5 pelanggaran muatan, 38 pelanggaran ambang batas kecepatan, serta pelanggaran karena tidak menggunakan sabuk pengaman dan 4 pelanggaran surat-surat.

"Untuk pelanggaran pada lajur kanan tidak ada. Pelanggaran paling banyak yaitu melanggar batas kecepatan," ujar Dwi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X