KILAS DAERAH

Kilas Daerah Semarang

Wali Kota Semarang Imbau Warga Kurangi Penggunaan Plastik

Kompas.com - 05/02/2020, 20:05 WIB
Wali Kota Semarang saat bersepeda di Kecamatan Semarang Tengah Dok. Pemkot SemarangWali Kota Semarang saat bersepeda di Kecamatan Semarang Tengah

KOMPAS.com – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan dan sampah plastik.

Pihaknya bahkan telah mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) nomor 27 untuk mengurangi pemakaian plastik.

“Jadi kalau Panjenengan (Anda) diberi sedotan plastik di warung atau restoran, sekarang dikembalikan saja,” kata Hendi (sapaan akrab wali kota Semarang) dalam keterangan tertulis.

Pernyataan itu ia sampaikan saat acara bersepeda yang dilanjutkan dengan dialog bersama warga Keluarahan Pandansari, Kecamatan Semarang Tengah, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Wali Kota Semarang Dukung Kegiatan Bersifat Guyub di Stadion Citarum

Menurut Hendi, sedotan plastik memang kecil. Namun jika 1,7 juta jiwa menggunakannya, akan menimbulkan masalah sampah yang besar.

“Upayakan selalu membawa tumbler, kalau pas airnya kurang atau habis bisa diisi lagi,” ujar Wali Kota Semarang.

Dengan mengurangi pemakaian plastik, imbuh dia, pihaknya optimis sampah plastik juga akan jauh berkurang.

Jaga kebersihan Semarang Tengah

Hendi juga mengajak seluruh masyarakat Kecamatan Semarang Tengah untuk lebih peduli lingkungan sekitar.

“Wilayah ini paling seksi karena posisinya di tengah Kota Semarang dan Ibu Kotanya Kota Semarang. Aktivitas sosial, ekonomi, dan budaya banyak yang ada di Semarang Tengah,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Wali Kota Semarang, Kecamatan Semarang Tengah banyak memiliki tempat wisata sekaligus menjadi tujuan investor.

“Sehingga perlunya kecamatan ini lebih berbenah dan lebih baik dibanding kecamatan lain dalam hal kebersihan, kerapian, dan mengurangi tingkat kekumuhan,” kata dia.

Baca juga: Meriahnya Kirab Kebangsaan Merah Putih di Kota Semarang

Saat bersepeda bersama Wakil Wali Kota dan Organisasi Pemerintah Daerah (ODP) Kota Semarang, Hendi masih menemukan banyak sampah dan rumput liar yang belum dibersihkan.

“Saya juga memerintahkan camat, lurah, dan rekan-rekan OPD terkait untuk menambah estetika supaya kelihatan lebih baik” ujar Hendi.

Baca tentang

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Antisipasi Arus Balik di Bakauheni, Disiapkan 200.000 Alat Rapid Test

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya