Kompas.com - 05/02/2020, 18:34 WIB
Petugas di Posko Waspada Virus Corona NTB. KOMPAS.COM/KARNIA SEPTIA KUSUMANINGRUMPetugas di Posko Waspada Virus Corona NTB.

MATARAM, KOMPAS.com - Delapan mahasiswa yang baru kembali dari China diobservasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Sekarang ada delapan mahasiswa yang belajar di China, sedang diobservasi di Graha Mandalika, RSUD NTB," kata Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD NTB Nyoman Wijaya Kusuma, saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Update Virus Corona: 493 Orang Meninggal dan 910 Orang Telah Sembuh

Dua dari delapan mahasiswa itu dirawat sejak 1 Februari 2020. Sedangkan enam mahasiswa lainnya dirawat sejak 3 Februari 2020.

Tim dokter RSUD NTB ingin memastikan delapan mahasiswa itu terbebas dari virus corona.

"Dari pemeriksaan di rumah sakit mereka sehat-sehat," kata Nyoman.

Sebelumnya, RSUD NTB telah mengisolasi empat mahasiswa NTB yang baru kembali dari China. Sehingga, total 12 mahasiswa yang baru kembali dari China dirawat di RSUD itu.

Nyoman belum memastikan kapan delapan mahasiswa itu dipulangkan ke rumah masing-masing.

Hal itu merupakan kewenangan Dinas Kesehatan Provinsi NTB.

RSUD NTB akan mengobservasi pasien diduga terjangkit virus corona selama 14 hari.

Baca juga: RSUD Parikesit Kaltim Isolasi WN Malaysia yang Demam Sejak Tiba di Indonesia

Selain mahasiswa, RSUD NTB juga pernah merawat pasien balita asal China yang mengalami demam tinggi di ruang isolasi.

Bayi tersebut telah dipulangkan setelah dinyatakan negatif terjangkit virus corona.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X