Menkes: WNI yang Dikarantina Sangat Senang Dikunjungi Menhan Prabowo

Kompas.com - 05/02/2020, 17:29 WIB
Keberadaan Menteri Pertahanan dan Kemanan (Menhan) RI Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus di Lanud Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) tidak saja mengunjungi lokasi karantina 238 WNI yang baru saja pulang dari Wuhan, China di Lanud Raden Sadjad Ranai. Prabowo juga menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah personil TNI yang dibawa komando Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I). KOMPAS.COM/HADI MAULANAKeberadaan Menteri Pertahanan dan Kemanan (Menhan) RI Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus di Lanud Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) tidak saja mengunjungi lokasi karantina 238 WNI yang baru saja pulang dari Wuhan, China di Lanud Raden Sadjad Ranai. Prabowo juga menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah personil TNI yang dibawa komando Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I).

NATUNA, KOMPAS.com - Menteri Kesehatan RI Terawan Agus mengatakan, 238 WNI yang dikarantina di Natuna merasa senang setelah dikunjungi Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Rabu (5/2/2020).

Hal itu, kata Terawan, terlihat dari antusiasnya 238 WNI saat bertemu Prabowo. Mereka keluar dari gedung karantina hanya untuk menjumpai Menhan Prabowo.

"Saya menyaksikan langsung betapa senangnya 238 WNI saat melihat pak Menhan mengunjungi mereka. Saat itu saya di belakang Pak Menhan, dan benar-benar taharu saya melihat 238 WNI yang bangga melihat Pak Menhan," kata Terawan kepada wartawan, Rabu.

Baca juga: Prabowo dan Terawan Temui WNI di Karantina Natuna Pakai Masker Biasa

Terawan mengatakan, sampai saat ini kondisi 238 WNI yang dikarantina menunjukkan hasil yang baik.

Setiap jadwal yang dibuat untuk kegiatan mereka sehari-hari juga dijalankan penuh dengan tanggung jawab.

Mulai dari ibadah, berolahraga hingga kegiatan sehari-hari lainnya.

"Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada yang mengeluhkan sakit, namun karena sudah standar dari PBB dan WHO, untuk saat ini mereka belum bisa ditemui secara dekat," jelas Terawan.

Namun Terawan memastikan ke 238 WNI yang dikarantina dalam kondisi yang sehat.

Ditanyai kapan mereka bisa keluar dari karantina, Terawan mengatakan sebagaimana protap kesehatan yang telah dibuat, mereka bisa kembali setelah melalui proses karantina selama 14 hari.

"Karena selama 14 hari itu, baru mereka benar-benar dinyatakan sehat seperti standar PBB dan WHO yang telah ditetapkan terhadap virus corona ini," katanya.

Prabowo puji TNI dan petugas medis

Sementara itu, selain mengunjungi 238 WNI di karantina, Menteri Pertahanan dan Kemanan (Menhan) RI Prabowo Subianto yang didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus juga menyempatkan diri bertemu dengan sejumlah personel TNI yang di bawah komando Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I).

Dalam pertemuan itu, Prabowo mengapresiasi kerja keras TNI dan Kementerian Kesehatan yang telah mempertaruhkan kesehatan mereka hanya untuk menyelamatkan anak bangsa yang terancam virus mematikan setelah berhasil dievakuasi dari Wuhan, China.

Baca juga: Antisipasi Virus Corona, Kemenkes Siapkan 16 Posko Kesehatan di Natuna

Apresiasi dan penghargaan itu juga ditandai dengan diberikannya bantuan berupa obat-obatan serta multivitamin kepada personel TNI dan Kementerian Kesehatan yang bertugas di sekitar lokasi karantina.

"Saya sangat bangga dan mengapresiasi kerja keras personel TNI dan personel Kementerian Kesehatan. Bantuan ini pribadi dari saya, dan saya harapkan teruslah semangat dalam menjalankan misi negara, misi kemanusiaan meski dilakukan tanpa pamrih," kata Prabowo.

Baca tentang
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Pria Tikam Teman Sendiri karena Cemburu Istri Curhat ke Korban Saat Malam Hari

Regional
Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Diduga Lecehkan Ibu Mertua, Oknum Polisi di Gresik Dilaporkan ke Polisi

Regional
Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Hasil Tracing Pelatihan Petugas Haji 9 Hari di Surabaya: 4 Peserta Positif Covid-19, 14 PDP

Regional
Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Aniaya Warga yang Mabuk Saat Pesta Pernikahan, Empat ASN dan 1 Satpam Diamankan

Regional
Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Hadapi Covid-19, Pemkab Aceh Tengah Pangkas 30 Persen Biaya SPPD

Regional
Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Palangka Raya Kekurangan APD, 2.000 Unit Bantuan Kemenkes hanya Untuk 20 Hari

Regional
UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

UPDATE Corona di Jatim 28 Maret: 77 Positif, PDP 309, ODP 4.568 Orang

Regional
Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Mudik Gratis dihapuskan, 1.068 Bus Batal Angkut Pemudik dari Jakarta ke Jateng

Regional
Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Wali Kota Kediri Umumkan 1 Kasus Positif Covid-19 Pertama

Regional
Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Tabrakan Maut Truk Kayu Vs Motor di Timika, Pengendara Motor dan 2 Penumpangnya Tewas

Regional
Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Jabar Perpanjang Sekolah di Rumah bagi Pelajar hingga 13 April

Regional
Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Dalam Sehari Dua Minibus Tertabrak KA di Kecamatan Toroh Grobogan, Dua Tewas

Regional
UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

UPDATE Corona di Sulsel 28 Maret: 33 Positif Covid-19, Terbanyak di Makassar

Regional
Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Pemudik Tetap Nekat Pulang Kampung, Jumlah ODP di Sukabumi Tiba-tiba Melonjak

Regional
Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Cegah Penyebaran Covid-19, Hendrar Prihadi Pantau Kondisi Masyarakat Semarang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X