Antisipasi Virus Corona, Kemenkes Siapkan 16 Posko Kesehatan di Natuna

Kompas.com - 05/02/2020, 17:26 WIB
Dua petugas medis berjalan usai melakukan observasi warga negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan, 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus corona itu hingga kini kesehatannya dalam keadaan baik, dengan tidak satu pun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk, dan pilek. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATDua petugas medis berjalan usai melakukan observasi warga negara Indonesia (WNI) asal Wuhan, Hubei, China di Hanggar Pangkalan Udara Raden Sadjad, Ranai, Natuna, Kepulauan Riau, Selasa (4/2/2020). Menurut data Kementerian Kesehatan, 238 orang WNI yang menjalani proses observasi sebagai antisipasi tertular virus corona itu hingga kini kesehatannya dalam keadaan baik, dengan tidak satu pun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi seperti demam, batuk, dan pilek.

NATUNA, KOMPAS.com - Menimalisir kecemasan masyarakat Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) dengan adanya aktivitas karantina terhadap 238 WNI yang baru tiba dari Wuhan, China beberapa hari yang lalu.

Kementerian Kesehatan RI bersama Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Kesehatan Natuna membuat sejumlah posko kesehatan.

Bahkan jumlah posko kesehatan yang dibuat berjumlah 16 posko yang tersebar di seluruh Kabupaten Natuna.

"Ada 16 posko kesehatan yang disiapkan, hadi tidak saja untuk masyarakat Ranai, bahkan seluruh masyarakat Kabupaten Natuna," kata Menteri kesehatan dr Terawan, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Prabowo dan Terawan Temui WNI di Karantina Natuna Pakai Masker Biasa

Menkes Terawan menjelaskan posko tersebut berada di masing-masing puskesmas yang ada di Natuna, hingga puskesmas pembantu.

Posko khusus warga Natuna

Senada diungkapkan Bupati Natuna Hamid Rizal yang mengaku posko kesehatan ini berada di seluruh pelosok Natuna, sebab posko berada di setiap kecamatan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dan karena di Kabupaten Natuna ada 15 kecamatan, otomatis posko kesahatan ini berjumlah 15 unit.

"Khusus untuk Ranai ada dua posko, yakni ada posko kesehatan tambahan yang didirikan di pantai Piwang tepat ditengah-tengah kota Ranai," jelas Hamid.

Baca juga: Tiba di Natuna, Menhan dan Menkes Langsung Gelar Rapat Tertutup

Hamid mengatakan posko ini merupakan posko untuk melayani masyarakat Natuna yang mengalami gangguan keaehatan, muali dari panas dalam, batuk pilje hingga deman.

"Jadi masyarakat yang merasa kurang enak badan, bisa langsung ke posko kesehatan tersebut dan akan langsung mendapatkan perawatan kesehatan," papar Hamid.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Gandeng KPK, Hendi Tegaskan Komitmen Cegah dan Berantas Korupsi

Regional
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun

Regional
Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Kasus Covid-19 di Semarang Semakin Tinggi, Walkot Hendi Tutup 8 Ruas Jalan

Regional
Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Belajar dari Pemkot Medan, Wali Kota Pariaman Akan Aplikasikan Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah

Regional
Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Banyak Warga Gelar Hajatan, Bupati IDP Minta Camat Berlakukan Syarat Khusus

Regional
Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Lewat “Gebyar PON”, Panitia Buktikan Kesiapan Papua sebagai Tuan Rumah PON XX 2021

Regional
Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Walkot Hendi Prioritaskan Vaksin untuk Guru PAUD

Regional
Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X