Prabowo dan Terawan Temui WNI di Karantina Natuna Pakai Masker Biasa

Kompas.com - 05/02/2020, 15:51 WIB
Kedatangan Menteri Pertahanan dan Kemanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus kelokasi karantina 238 WNI yang baru saja pulang dari Wuhan, China di Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) disambut antusia para WNI tersebut. KOMPAS.COM/HADI MAULANAKedatangan Menteri Pertahanan dan Kemanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus kelokasi karantina 238 WNI yang baru saja pulang dari Wuhan, China di Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) disambut antusia para WNI tersebut.

NATUNA, KOMPAS.com - Kedatangan Menteri Pertahanan dan Kemanan (Menhan) RI Prabowo Subianto dan Menteri Kesehatan (Menkes) RI Terawan Agus ke lokasi karantina 238 WNI yang baru saja pulang dari Wuhan, China di Lanud Raden Sadjad Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) disambut antusia para WNI tersebut.

Hanya saja Prabowo dan Terawan beserta rombongan tidak turun dari bus untuk menemui secara langsung 238 WNI tersebut.

Prabowo dan Terawan beserta rombongan terlihat hanya mengenakan masker biasa dari dalam bus yang membawa mereka ke lokasi karantina.

Baca juga: Tiba di Natuna, Menhan dan Menkes Langsung Gelar Rapat Tertutup

Saat konferensi pers yang dilakukan di Lanud Raden Sadjad Ranai, Prabowo mengaku sangat senang sekali karena dapat langsung menyaksikan 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, China.

Menurut dia, ke-238 WNI tersebut sampai saat ini dalam keadaan sehat dan penuh semangat menjalani karantina yang dilakukan pemerintah.

Baca juga: Pelajar SMA di Natuna Diberi Penyuluhan soal Virus Corona dan Pendampingan dari Trauma

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

UPDATE: 1 Warga Jombang Positif Covid-19, Awalnya Berstatus PDP dan Dinyatakan Sehat

Regional
Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Juru Parkir RS Sebarkan Video Hoaks Pasien Corona Ditangkap di Palembang

Regional
Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Cegah Corona, Akses Keluar Masuk Kota Kendari Bakal Diperketat

Regional
Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Diduga Depresi, Turis Asing Berjalan Telanjang Bulat di Bali

Regional
Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Seorang Polisi di Medan Diduga Tewas Tertembak Rekannya, Ada Luka di Kepala

Regional
Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Kala Warga Berikan Semangat untuk Pasien Positif Virus Corona yang Dijemput dari Rumahnya

Regional
Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Cegah Corona, Warga Sikka yang Keluar Malam Didenda Rp 1 Juta

Regional
Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Menantu Cabuli Ibu Mertua, Simpan Banyak Foto Perempuan Lansia di Ponsel

Regional
Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Cegah Covid-19, Objek Wisata Malino Ditutup untuk Umum

Regional
Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Pemkot Bandung Akan Bagikan 22.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Corona

Regional
Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Dua Pemudik dari Jakarta Demam Tinggi Setiba di Salatiga, Diminta Karantina Diri

Regional
Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Kisah Pilu Jenazah Positif Corona di Tasikmalaya: Ditolak Warga, 24 Jam Tertahan di Ambulans

Regional
UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

UPDATE: Pasien Positif 02 di Lampung Meninggal

Regional
Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Satu Pasien PDP Corona Asal Bangladesh Meninggal di Babel

Regional
Wali Kota Bandung Tak Lakukan 'Local Lockdown', tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Wali Kota Bandung Tak Lakukan "Local Lockdown", tapi Pertimbangkan Karantina Lokal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X