Dua Pencuri Motor dan Satu Penadah Ditangkap di Ambon

Kompas.com - 05/02/2020, 15:50 WIB
Aparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor yang selama ini beraksi di Kota Ambon, salah satu pelaku  AM alias Arsyad (19)  terpaksa ditembak karena berusaha kabur dan melawan polisi saat hendak di tangkap di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin dua hari lalu. KOMPAS.COM/RAHMAT RAHMAN PATTYAparat Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease menangkap tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor yang selama ini beraksi di Kota Ambon, salah satu pelaku AM alias Arsyad (19) terpaksa ditembak karena berusaha kabur dan melawan polisi saat hendak di tangkap di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, Senin dua hari lalu.

AMBON, KOMPAS.com - Polresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease menangkap dua pencuri kendaraan bermotor yang telah beraksi di sembilan lokasi di Kota Ambon.

Mereka adalah AM alias Aryad dan IST alias Ilham. Polisi juga menangkap EL alias Eksen yang merupakan penadah motor curian. 

Ketiga pelaku ditangkap di tiga lokasi berbeda yakni Kota Ambon, Tulehu, dan Masohi, Senin (3/2/2020).

“Para pelaku kita tangkap kemarin di sejumlah lokasi berbeda. Mereka kita tangkap ini telah melancarkan aksinya di sembilan lokasi di Ambon,” kata Kapolresta Pulau Ambon Kombes Leo Surya Nugraha Simatupang di Kantor Polresta Pulau Ambon, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Penggerebekan PSK di Padang, Polisi: Tersangka Belum Sempat Berhubungan Intim

Dalam penangkapan itu, polisi menyita lima sepeda motor curian yang telah dijual pelaku dengan harga murah.

Sementara empat sepeda motor curian lainnya masih diburu polisi.

“Dari 9 TKP, 5 sepeda motor sudah kita amankan dan ada empat lagi masih di Maluku Tengah. Kita sudah data, besok kita usahakan sudah sampai di Ambon. Sementara ini satu pelaku berinisial SM alias Said masih kita kejar,” jelas Leo.

Leo mengatakan, pelaku kerap menyasar sepeda motor yang lupa dikunci pemiliknya.

Sepeda motor itu dibawa kabur dengan cara didorong pelaku.

Ketiga pelaku itu mengaku sering beraksi pada malam hari.

"Mereka kelompok sendiri, sindikat sendiri lagi,” kata Leo.

Baca juga: Uji Lab Ungkap Ratusan Babi di Bali Mati akibat Virus Demam Babi Afrika

Ketiga pencuri itu telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka terancam dijerat Pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara.

“Dari tiga pelaku yang kita tangkap ini, dua orang merupakan residivis,” ujar Leo.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tertangkap Saat Ambil Batu, 4 Demonstran di Jember Diamankan Polisi

Tertangkap Saat Ambil Batu, 4 Demonstran di Jember Diamankan Polisi

Regional
Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Dua Terduga Pembunuh Perempuan Dalam Mobil Terbakar Ditangkap

Regional
Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Nasdem Sayangkan Ambulans yang Layani Warga Makassar Gratis Dibakar Demonstran

Regional
Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Polisi Temukan Luka Memar di Kepala Mayat Wanita yang Terbakar di Mobil

Regional
Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Bahas Penanganan Banjir dengan Risma, DPRD DKI Jakarta: Kami Belajar Banyak dari Surabaya

Regional
Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Usaha Benang Gelasan Naik Daun Saat Pandemi, Erwin Sampai Harus Menambah Karyawan

Regional
Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Polisi Duga Ada Provokator di Balik Bentrokan Penyebab 1 Warga Palopo Tewas

Regional
Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Kasus Agen Minta Rp 32 Juta buat Pulangkan Jenazah TKI, Pemkab Indramayu: Itu Hanya Isu

Regional
Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Maju Pilkada Kabupaten Bandung, Eks Bintang Persib Atep Rizal Sebut Sahrul Gunawan Lawan Berat

Regional
Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Paslon yang Langgar Protokol Kesehatan Bisa Kena Sanksi Tak Boleh Kampanye 3 Hari

Regional
Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Gegara Rem Blong di Jalan Lingkar Salatiga, Truk Terguling Masuk ke Area Makam

Regional
11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

11 Tewas di Tambang Batu Bara Ilegal Muara Enim, Pekerja Sedang Gali Terowongan Saat Hujan

Regional
Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Kronologi Mobil Pengangkut 40 Tabung Gas Terbakar di SPBU Cianjur, Terdengar Suara Ledakan

Regional
'Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak'

"Masyarakat Kritik, Pemkot Kurang Tegas Melaksanakan Protokol Kesehatan, di Luar Bagus, di Dalam Tidak"

Regional
Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Sedang Operasi Yustisi, Satgas Covid-19 Sumut Diserang Puluhan Preman, 5 Mobil Rusak, 3 Petugas Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X