Misem Bertahun-tahun Tunggu Anak dan Cucunya Pulang, Ternyata Sudah Dibunuh

Kompas.com - 05/02/2020, 15:44 WIB
Para terdakwa bersalaman dengan Misem (76) seusai memberikan kesaksikan dalam sidang kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINPara terdakwa bersalaman dengan Misem (76) seusai memberikan kesaksikan dalam sidang kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (5/2/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan Misem (76) sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan satu keluarga di Banyumas, Jawa Tengah.

Misem adalah ibu dari tiga korban pembunuhan tersebut. Seorang terdakwa dalam kasus ini, Saminah alias Minah (53) juga anaknya.

Ketika memberi kesaksian Misem bercerita, sejak hilang pada 2014, keberadaan tiga anak dan cucunya tidak diketahuinya.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas Dipenuhi Tangis Saat Sosok Ini Jadi Saksi

Mereka adalah Supratno alias Ratno (51), Sugiono alias Yono (46), Heri Sutiawan alias Heri (41), dan Vivin Dwi Loveana alias Vivin (22) anak dari Ratno.

Hingga akhirnya ditemukan kerangka empat orang itu ditemukan terkubur di kebun belakang rumah Misem, Desa Pasinggangan, Kecamatan/Kabupaten Banyumas pada Agustus 2019.

"Saya sering nanya-nanya, menunggu-nunggu enggak pulang-pulang tanya ke saudara dan tetangga. Tanya ke Minah jawabnya 'lagi kerja, nanti juga pulang'. Saya juga bingung kok enggak pernah pulang. Saya bingung, ingin ketemu," kata Misem.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Keluarga Tak Tahu Ada Konflik Terdakwa dan Korban

Sebelum keempat korban pembunuhan dilaporkan menghilang secara misterius, mereka tinggal serumah dengan Misem.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Pokoknya Saya Tidak Akan Maafkan, Dia Harus Bayar Air Susu, Saya Sudah Capek Jadi Ibu'

"Pokoknya Saya Tidak Akan Maafkan, Dia Harus Bayar Air Susu, Saya Sudah Capek Jadi Ibu"

Regional
Cuaca Berubah Seketika, Seorang Nelayan Tertinggal Saat Menyelam

Cuaca Berubah Seketika, Seorang Nelayan Tertinggal Saat Menyelam

Regional
Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Regional
Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Regional
Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Regional
Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Regional
Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Regional
Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Regional
Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Regional
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Regional
Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Regional
Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Regional
Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Regional
Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Regional
Marah Disuruh Bersihkan Kebun, Suami Bunuh Istri di Hadapan 3 Anaknya

Marah Disuruh Bersihkan Kebun, Suami Bunuh Istri di Hadapan 3 Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X