Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas Dipenuhi Tangis Saat Sosok Ini Jadi Saksi

Kompas.com - 05/02/2020, 15:31 WIB
Para terdakwa bersalaman dengan Misem (76) seusai memberikan kesaksikan dalam sidang kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (5/2/2020). KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAINPara terdakwa bersalaman dengan Misem (76) seusai memberikan kesaksikan dalam sidang kasus pembunuhan di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (5/2/2020).

BANYUMAS, KOMPAS.com - Sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap empat orang yang masih satu keluarga kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (5/2/2020).

Sidang yang dipimpin Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti serta Hakim Anggota Tri Wahyudi dan Randi Jastian Afandi digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Dalam sidang itu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyumas menghadirkan Misem (76).

Misem merupakan ibu kandung para korban sekaligus terdakwa Saminah alias Minah (53).

Baca juga: Kesaksian Pacar Korban Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Sempat Frustrasi Cari Vivin

Tangis haru pun pecah di akhir sidang ketika terdakwa Minah (53) dan dua terdakwa lain yang merupakan anak Minah, Irvan Firmansyah alias Irvan (32) dan Achmad Saputra alias Putra (27) bersalaman dengan Misem.

Minah meminta izin kepada majelis hakim untuk bersalaman dengan Misem seusai memberikan kesaksian.

Minah beserta Irvan dan Putra sungkem secara bergantian kepada Misem yang duduk di depan majelis hakim. 

Anak keempat Misem, Edi Pranoto (49) yang mendampingi Misem selama sidang pun tak kuasa menahan tangis.

Baca juga: Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Seperti diketahui, terdakwa Minah merupakan anak kedua Misem. Sedangkan korban pembunuhan merupakan kakak dan adik Minah yaitu, Supratno alias Ratno (51), kemudian Sugiono alias Yono (46) dan Heri Sutiawan alias Heri (41) serta Vivin Dwi Loveana alias Vivin (22), anak dari Ratno.

Diberitakan sebelumnya, tiga dari empat terdakwa terancam hukuman mati, yaitu Minah dan dua anaknya, Irvan dan Putra karena  membunuh empat saudaranya. Sedangkan Sania Roulitas (37) alias Sania, anak pertama Minah didakwa menjual barang-barang milik korban.

Hakim Ketua Ardhianti Prihastuti mengatakan, sidang ditunda, Rabu (12/2/2020).

"Sidang ditunda satu minggu ke depan untuk mendengarkan keterangan ahli," kata Ardhianti.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Viral, Situs Belajar Daring di Surabaya Disisipi Iklan Pornografi, Ini Penjelasan Pemkot

Regional
Pilu Penderita Kanker Terpapar Covid-19, Terasing dari Keluarga yang Takut Tertular

Pilu Penderita Kanker Terpapar Covid-19, Terasing dari Keluarga yang Takut Tertular

Regional
UPDATE 13 Agustus: Total Positif Covid-19 DIY Capai 911 Kasus

UPDATE 13 Agustus: Total Positif Covid-19 DIY Capai 911 Kasus

Regional
Viral Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Polisi Selidiki Pengunggahnya ke YouTube

Viral Video PKL Menangis Diancam Istri Wakapolda Sumsel, Polisi Selidiki Pengunggahnya ke YouTube

Regional
Perempuan Tewas Tergantung Tali di Samping Truk Ternyata Dibunuh Suami, gara-gara Tagih Utang

Perempuan Tewas Tergantung Tali di Samping Truk Ternyata Dibunuh Suami, gara-gara Tagih Utang

Regional
Sejak Pariwisata Dibuka, 2.500 Orang Datangi Bali Tiap Hari

Sejak Pariwisata Dibuka, 2.500 Orang Datangi Bali Tiap Hari

Regional
Warga Makassar Temukan Mayat Perempuan Bersimbah Darah Dalam Rumah

Warga Makassar Temukan Mayat Perempuan Bersimbah Darah Dalam Rumah

Regional
Kepsek Meninggal karena Covid-19, Pernah Kontak dengan Pasien Positif Saat Hajatan

Kepsek Meninggal karena Covid-19, Pernah Kontak dengan Pasien Positif Saat Hajatan

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 13 Agustus 2020

Regional
Pasien Suspek Covid-19 Tidak Jujur, IGD RSUD Batusangkar Ditutup, 24 Tenaga Medis di-Swab

Pasien Suspek Covid-19 Tidak Jujur, IGD RSUD Batusangkar Ditutup, 24 Tenaga Medis di-Swab

Regional
Beri Pembekalan kepada 500 Guru, Risma: Harus Selalu Sehat, Negara Butuh Para Guru

Beri Pembekalan kepada 500 Guru, Risma: Harus Selalu Sehat, Negara Butuh Para Guru

Regional
Bawaslu Telusuri Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Bawaslu Telusuri Dugaan Mahar Politik di Pilkada Kabupaten Semarang 2020

Regional
Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan Sambil 'Video Call' Suami Diduga Punya Kelainan Jiwa

Pembantu Cabuli Bayi 8 Bulan Sambil "Video Call" Suami Diduga Punya Kelainan Jiwa

Regional
Kasus Pembunuhan Staf KPU Yahukimo, Polisi: Kita Sudah Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kasus Pembunuhan Staf KPU Yahukimo, Polisi: Kita Sudah Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Regional
Dampak Lumpuhnya Jaringan Telkomsel, Layanan Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Tutup

Dampak Lumpuhnya Jaringan Telkomsel, Layanan Mal Pelayanan Publik Pekanbaru Tutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X