Anggota Sunda Empire Tergiur Deposito 500 Juta Dollar AS, Polisi Minta Keterangan Kedutaan Swiss

Kompas.com - 05/02/2020, 14:31 WIB
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga tengah menjelaskan penetapan tersangka tiga petinggi Sunda Empire di Mapolda Jabar, Selasa (28/1/2020). KOMPAS.COM/AGIE PERMADIKabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga tengah menjelaskan penetapan tersangka tiga petinggi Sunda Empire di Mapolda Jabar, Selasa (28/1/2020).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Erlangga Saptono mengatakan, terungkap fakta baru terkait bagaimana petinggi Sunda Empire merekrut orang-orang untuk menjadi anggota Sunda Empire.

Fakta tersebut didapatkan dari sejumlah anggota Sunda Empire yang dimintai keterangan dalam penyidikan.

"Penyidik sudah memeriksa kemarin 7 anggota Sunda Empire," kata Erlangga saat dihubungi, Rabu (5/2/2020).

Baca juga: Kesbangpol Subang: 15 Anggota Sunda Empire Mengundurkan Diri

Lebih lanjut Erlangga menambahkan, para anggota Sunda Empire mau bergabung lantaran percaya dengan cerita para petinggi Sunda Empire tentang deposito sebesar 500 juta dollar AS di Bank Swiss yang akan segera dicairkan. Mereka diiming-imingi akan mendapatkan bagian dari uang tersebut.

"Intinya di dalam pemeriksaan, para anggota mengikuti Sunda Empire ini tergiur dengan harapan setelah ada pencairan deposito dari Bank Swiss 500 juta USD harapannya bisa mendapatkan (bagian) dari itu. Jadi mereka tertarik mengikuti Sunda Empire," ungkapnya.

Ketiga orang petinggi Sunda Empire yang telah ditetapkan menjadi tersangka, yakni NB sebagai perdana menteri, RRN kaisar dan KAR atau Rangga sebagai Sekjen, mengatakan kepada para anggotanya bahwa uang 500 juta dollar AS tersebut dipergunakan untuk menyejahterakan masyarakat.

"Deposito yang 500 juta USD ini kan menjadikan motif bagi tersangka NB. Jadi dengan harapan dengan membentuk Sunda Empire untuk melakukan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan dan menyejahterakan masyarakat diharapkan deposito yang 500 juta USD itu bisa cair," tuturnya.

Baca juga: Mengenal Rangga Sasana Sekjen Sunda Empire, Lahir di Brebes dan Dikenal Sebagai Profesor 

Meski tidak percaya dengan pernyataan dari para anggota Sunda Empire, Erlangga mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari Bank Swiss untuk membuktikan apakah deposito tersebut benar ada atau hanya bualan NB, RRN dan Rangga.

"Kita masih akan memintai keterangan dari kedutaan Swiss terkait dengan dokumen deposito yang 500 juta USD," tandasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X