Pelamar CPNS di Probolinggo Melahirkan Usai Tes SKD

Kompas.com - 05/02/2020, 12:13 WIB
Cikita melahirkan di rumah sakit swasta usai mengikuti tes seleksi kepemimpinan dasar (SKD) di Kantor Bupati Probolinggo pada Selasa (4/2/2020). KOMPAS.com/A. FaisolCikita melahirkan di rumah sakit swasta usai mengikuti tes seleksi kepemimpinan dasar (SKD) di Kantor Bupati Probolinggo pada Selasa (4/2/2020).

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Cikita Dwi K, pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) melahirkan usai mengikuti tes seleksi kompetensi dasar (SKD) di Kantor Bupati Probolinggo, Selasa (4/2/2020).

Cikita yang sedang hamil tua awalnya sempat ragu mengikuti tes SKD karena sempat menderita sakit perut dan mules pada malam sebelumnya.

Tapi, Cikita membuang keraguannya. Tes itu berhasil diselesaikan dengan cepat dan mendapatkan hasil yang memuaskan.

Baca juga: Tangis Haru Istri Melihat Suami Mencapai Nilai Tertinggi Seleksi CPNS

Usai tes, Cikita langsung mendapatkan penanganan medis.

“Setelah menggarap soal, saya dijemput kursi roda dan setelah itu naik ambulans menuju rumah sakit," kata Cikita di rumah sakit, Selasa.

Cikita melahirkan bayi laki-laki berbobot 2,85 kilogram di sebuah rumah sakit swasta, tak jauh dari tempat ujian.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Probolinggo Doddy Nur Baskoro mengatakan, pihaknya telah menyiapkan tim mengantisipasi hal darurat selama delapan hari pelaksanaan SKD.

"Tim medis sudah stand by di depan ruang tunggu dan ruang ujian selama ujian berlangsung. Sehingga, ketika ada peserta yang mengeluh sakit dan sejenisnya bisa segera tertangani," ujar Doddy. 

Baca juga: Komisi IX Minta Menkes Segera Bangun Posko Kesehatan Masyarakat di Natuna

Kabar itu juga sampai ke telinga Wakil Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko.

Ia menyebut kondisi Cikita dan bayinya sehat.

"Tak hanya berhasil menyelesaikan seluruh soal SKD dengan lebih cepat, nilainya juga memuaskan. Mudah-mudahan lolos pada seleksi selanjutnya,” ujar Timbul.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Muncul Klaster Unjuk Rasa di Tangerang, 8 Pedemo Positif Covid-19

Regional
Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Pasutri Dokter Sembuh dari Covid-19, Padahal Punya Sakit Jantung, Hipertensi dan Obesitas

Regional
19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

19 Daerah di Jatim Jadi Zona Kuning Covid-19, Ini Pesan Khofifah untuk Warganya...

Regional
Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Lokasi Budidaya Ganja di Polybag Ternyata Rumah Orangtua Mantan Wali Kota Serang

Regional
Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Menengok Belajar Tatap Muka di Cianjur, Protokol Covid-19 Diberlakukan Ketat

Regional
Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X