Iseng Sebarkan Video Hoaks Korban Klitih, Driver Ojek Online Ditangkap Polisi

Kompas.com - 04/02/2020, 19:31 WIB
Ilustrasi hoaks, hoax ShutterstockIlustrasi hoaks, hoax

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Seorang driver ojek online berinisial UK (45) ditangkap polisi karena telah menyebarkan informasi hoaks terkait kasus kekerasan yang juga dikenal dengan istilah klitih.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, video hoaks tersebut meresahkan warga Yogyakarta.

 

"Direktorat Reserse Kriminal Khusus kemarin mengamankan seseorang. Yang bersangkutan menyebarkan video yang diklasifikasikan sebagai video hoaks," ujar Yuliyanto dalam jumpa pers, Selasa (4/2/2020).

Baca juga: Polda Kaltim Tangkap Dua Penyebar Hoaks Terkait Virus Corona di Balikpapan

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda DIY, Kombes Y Tony Surya Saputra mengatakan, UK menyebarkan video di grup WhatsApp berdurasi 30 detik itu pada 3 Februari 2020.

Ia menuliskan caption "korban klitih di Godean".

Padahal video yang disebar tidak ada kaitanya dengan aksi klitih.

Video itu sebenarnya merupakan peristiwa dua orang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor yang mengalami kecelakaan tunggal di Muntilan, Jawa Tengah.

Kecelakaan tunggal ini terjadi pada 2 Februari 2020.

"Modusnya mengupload video laka tunggal, di mana korbanya berdarah-darah. Sama pelaku komen ini tadi malam ada kejadian lagi korban klitih di Godean," tuturnya.

Salah satu penghuni grup sempat memperingatkan pelaku agar tidak sembarangan menyebarkan informasi. Sebab bisa dikenakan UU ITE.

"Temannya sudah mengingatkan, tetapi sama pelaku dijawab 'ini kejadian beneran, kamu kalau tidak percaya ketemu langsung, lihat korbannya'," ungkapnya.

Tony menuturkan, pihaknya telah melakukan pengecekan di seluruh polsek di wilayah Sleman. Hasilnya memang tidak ada kejadian tersebut.

Sehingga Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda DIY melakukan penyelidikan.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Bupati Bogor Sebut Pemicu Banjir dan Longsor di Kawasan Puncak

Regional
7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

7 Penyusup Demo Mahasiswa di Banjarmasin Dipulangkan Setelah Dijemput Orangtuanya

Regional
Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Mahasiswa yang Nyanyikan Lagu Menyinggung Polisi Saat Demo di-Rapid Test, Ini Hasilnya

Regional
Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Viral Video Beruang Madu Hendak Menyebrang Jalan Raya Kelok 44 Agam

Regional
Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Kesaksian Mahasiswa soal Suasana Mencekam Saat Demo di Jambi

Regional
Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Libur Panjang, Pemudik Masuk Salatiga Wajib Bawa Surat Rapid Test

Regional
Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Libur Panjang, Pengelola Objek Wisata di Bali Diingatkan Terapkan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Detik-detik Seorang Pria Tewas Terbentur Gulungan Benang Layangan Milik Bocah SD

Regional
Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Alasan Perlunya Belanja Online Saat Pandemi

Regional
8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

8 ASN Positif Covid-19, Kantor Pemkab Kendal Ditutup

Regional
Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Berfoto dengan Paslon Bupati Menggunakan Simbol, Kepala Desa Jadi Tersangka

Regional
Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Fakta Adik Mantan Wali Kota Tanam 45 Pohon Ganja di Polybag, untuk Penelitian Pupuk Organik dan Konsumsi Pribadi

Regional
Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Riset I2: Setahun Jokowi-Ma'ruf, Rapor Kinerja di Media Menuai 76 Catatan

Regional
Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Adik Mantan Wali Kota Serang Tanam 45 Batang Ganja di Polybag untuk Uji Pupuk Racikan

Regional
Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Setelah Hampir 2 Tahun, Pembunuh Maria Kawa Terungkap karena Tes DNA

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X